Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»234 Gerai Koperasi Merah Putih Rampung, Pemprov Kaltim Kejar 470 Unit hingga Akhir 2026
    Ekonomi

    234 Gerai Koperasi Merah Putih Rampung, Pemprov Kaltim Kejar 470 Unit hingga Akhir 2026

    R’syaBy R’syaAgustus 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dialog Publika TVRI Kaltim bertajuk Sorotan Percepatan Pembangunan Gerai KDMP Kaltim (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah merampungkan pembangunan sekitar 234 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Saat ini, hampir 200 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan sebagai bagian dari target 470 gerai yang diharapkan beroperasi hingga akhir 2026.

    Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim Ronny Suhendra mengatakan, pembangunan gerai dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan lahan dan kelengkapan administrasi di masing-masing daerah.

    “Saat ini pembangunan gerai telah mencapai sekitar 234 unit di seluruh Kalimantan Timur. Selain itu, hampir 200 gerai lainnya sedang dalam proses pembangunan,” ujarnya dalam Dialog Publika TVRI Kaltim bertajuk Sorotan Percepatan Pembangunan Gerai KDMP Kaltim, Senin, 3 Agustus 2026.

    Ronny menjelaskan, secara keseluruhan pemerintah menargetkan pembangunan 1.037 Gerai KDMP sesuai jumlah desa dan kelurahan di Kaltim. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena setiap lokasi harus memenuhi persyaratan, terutama terkait kesiapan lahan.

    Pada tahap awal, pembangunan diprioritaskan di atas lahan seluas minimal 1.000 meter persegi. Untuk daerah yang memiliki keterbatasan lahan, pemerintah akan menyesuaikan konsep pembangunan agar program tetap dapat berjalan.

    “Ke depan akan ada penyesuaian terhadap lokasi-lokasi yang memang memiliki keterbatasan lahan, sehingga pembangunan gerai tetap dapat berjalan sesuai kondisi masing-masing daerah,” jelasnya.

    Ia menegaskan, penetapan lokasi pembangunan tidak dilakukan sepihak, melainkan melalui koordinasi antara koperasi desa atau kelurahan, pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi terkait. Dengan mekanisme tersebut, setiap pembangunan dipastikan telah melalui proses perencanaan dan verifikasi.

    “Semua melalui proses yang diketahui bersama oleh koperasi maupun pemerintah kabupaten dan kota. Jadi tidak serta-merta bangunan muncul begitu saja, tetapi melalui tahapan perencanaan dan verifikasi,” jelasnya.

    Pemprov Kaltim berharap Gerai KDMP nantinya tidak hanya menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, termasuk mendukung pengembangan usaha produktif serta memperluas akses pemasaran bagi pelaku UMKM.

     

    Dialog Publika TVRI Kaltim Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim DPPKUKM DPPKUKM Kaltim Koperasi Merah Putih Ronny Suhendra TVRI Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Didorong Pulihkan Aktivitas Perdagangan, Pedagang Diberi Ruang Bergabung

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Berlanjut, Pemkot Cari Skema yang Tak Rugikan Pedagang

    September 16, 2026

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.