Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Wisata Sejarah Kerajaan Tertua Nusantara di Muara Kaman Belum Tergarap dengan Baik
    Diskominfo Kukar

    Wisata Sejarah Kerajaan Tertua Nusantara di Muara Kaman Belum Tergarap dengan Baik

    Nur AjijahBy Nur AjijahMei 6, 2025Updated:Mei 8, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Camat Muara Kaman, Berliang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Kecamatan Muara Kaman, wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menyimpan potensi besar dari kekayaan sumber daya alam. Namun, sektor pariwisata, khususnya wisata sejarah, masih belum tergarap maksimal meskipun kawasan ini memiliki jejak penting dalam sejarah kerajaan tertua di nusantara.

    Camat Muara Kaman Berliang menuturkan bahwa potensi pertanian dan perikanan di wilayahnya tergolong tinggi dan telah menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat. Sungai Mahakam yang melintasi wilayah ini turut mendukung aktivitas ekonomi warga dan membuka peluang besar untuk pengembangan sektor agraris dan perikanan lokal.

    “Muara Kaman dianugerahi sumber daya alam yang luar biasa. Pertanian dan perikanan sangat potensial, dengan masyarakat yang cukup aktif dalam mengelola usaha di dua sektor itu,” kata Berliang pada Selasa, 6 Mei 2025.

    Ia menjelaskan bahwa produktivitas sektor-sektor tersebut cukup stabil, menjadi penggerak utama roda ekonomi keluarga. Namun, tantangan muncul ketika berbicara mengenai pengembangan sektor wisata, terutama wisata sejarah yang kaya nilai budaya namun belum menjadi perhatian utama.

    “Kami memiliki situs-situs bersejarah, termasuk prasasti peninggalan masa lampau. Sayangnya, potensi ini belum dikembangkan secara optimal sebagai daya tarik wisata,” ucapnya.

    Berliang menyayangkan kurangnya promosi dan minimnya sarana pendukung yang seharusnya bisa memperkuat posisi Muara Kaman sebagai destinasi wisata sejarah. Salah satu kendala lain adalah kondisi geografis yang sering kali tak bersahabat, seperti curah hujan tinggi yang memicu banjir di kawasan sekitar Sungai Mahakam.

    “Curah hujan yang tinggi sering menyebabkan banjir, terutama di wilayah pinggir sungai. Ini jadi tantangan besar karena merusak infrastruktur yang baru dibangun,” jelasnya lebih lanjut.

    Meski begitu, ia memastikan bahwa pemerintah kecamatan terus melakukan pembenahan. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah direalisasikan melalui proyek peningkatan infrastruktur jalan.

    Tahun ini, sejumlah ruas jalan telah diaspal dan disemen, bahkan ada pembangunan jalan baru sepanjang lebih dari satu kilometer.

    Upaya ini diharapkan mampu membuka akses menuju lokasi wisata dan memudahkan mobilitas distribusi hasil pertanian dan perikanan masyarakat. Peningkatan infrastruktur menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem wisata yang terintegrasi.

    “Kami akan terus berupaya agar potensi Muara Kaman bisa dioptimalkan, meski jalannya tidak mudah. Kami harap ke depan, perhatian terhadap sektor pariwisata juga semakin meningkat,” pungkas Berliang.

    Pemerintah Kecamatan berharap adanya kolaborasi lebih erat antara pemerintah daerah, provinsi, dan masyarakat untuk mengangkat Muara Kaman menjadi kawasan yang tidak hanya unggul dari sisi sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat warisan sejarah dan budaya lokal. (Adv)

    Berliang infrastruktur Kecamatan Muara Kaman Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Reses DPRD di Pelita, Drainase dan Turap Sungai Didorong Jadi Prioritas

    Februari 13, 2026

    Bailey Diganti Permanen, Akses Darat Kubar–Mahulu Kian Pasti

    Februari 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai solusi mengatasi kepadatan layanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Pemerintah…

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.