Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Momentum Iduladha Dongkrak Ramainya Coto Makassar H Kasim, Sajian Daging dan Laut Jadi Buruan

    Mei 27, 2026

    Iduladha 1447 H: Cinta, Pengorbanan dan Kepedulian

    Mei 27, 2026

    Islamic Center Samarinda Siapkan 1.500 Kupon Daging Kurban untuk Masyarakat

    Mei 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Wisata Pedesaan, Solusi Pertahankan Budaya dan Percepat Pembangunan Nasional
    Nasional

    Wisata Pedesaan, Solusi Pertahankan Budaya dan Percepat Pembangunan Nasional

    LarasBy LarasDesember 27, 2024Updated:Desember 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekonomi Industri Jasa dan Perdagangan Roby Ardiwidjaya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekonomi Industri Jasa dan Perdagangan Roby Ardiwidjaya menyebut bahwa wisata pedesaan memiliki potensi besar dalam mempertahankan budaya bangsa sekaligus mendorong percepatan pembangunan nasional.

    Teks: Webinar BRIN Insight Every Friday “Wisata Pedesaan”

    Dalam webinar BRIN Insight Every Friday bertajuk “Wisata Pedesaan Mendukung Percepatan Pembangunan Nasional dari Pinggir Berbasis Daya Tarik Indonesia”, dirinya mengungkapkan bahwa budaya Indonesia yang unik harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan pariwisata pedesaan.

    “Wisatawan datang ke Indonesia mencari keunikan yang tidak mereka temukan di tempat lain. Desa-desa adalah garda terakhir keindonesiaan, tempat norma, adat istiadat, dan budaya lokal tetap bertahan. Berbeda dengan kota yang telah bercampur dan bersifat kontemporer,” ungkap Roby, Jumat (27/12/2024).

    Ia juga mengingatkan adanya degradasi identitas bangsa akibat derasnya informasi dari luar. Roby menekankan bahwa pariwisata pedesaan dapat mengembalikan nilai-nilai budaya yang mulai luntur.

    “Kita harap wisata pedesaan mampu mengangkat kembali norma, tradisi, adat, dan kelokalan masyarakat desa. Pariwisata ini bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga mempertahankan warisan bangsa,” sebutnya.

    Menurut Roby, ada tiga langkah utama dalam mengembangkan pariwisata pedesaan yang berkelanjutan.

    Pertama, analisis situasi untuk memahami kondisi desa. Kedua, formulasi strategi berdasarkan potensi dan kebutuhan lokal. Ketiga, implementasi strategi dengan melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

    Ia juga menyoroti pentingnya atraksi wisata yang khas dan unik sebagai daya tarik utama.

    Sebagai contoh, ia menyebut Pulau Komodo yang terkenal dengan atraksi komodo dan tetap diminati meski harga tiketnya mencapai jutaan rupiah.

    Selain itu, fasilitas pendukung seperti penginapan, restoran, kamar kecil, penukaran uang, dan tempat souvenir harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, terutama mancanegara.

    Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata harus dilakukan dengan bijak agar tidak merusak lingkungan.

    “Wisata pedesaan dapat menjadi mesin ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan. Tetapi, kita harus sadar bahwa eksploitasi besar-besaran dapat merusak alam. Pendekatan berbasis keberlanjutan menjadi kunci,” tegasnya.

    Roby berharap wisata pedesaan dapat menjadi solusi nyata untuk mempertahankan budaya, mendukung ekonomi, dan mempercepat pembangunan di daerah-daerah pinggiran.

    “Pariwisata pedesaan bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjaga budaya sebagai identitas bangsa,” tutupnya.

     

    BRIN Insight Every Friday Roby Ardiwidjaya Wisata Pedesaan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Momentum Iduladha Dongkrak Ramainya Coto Makassar H Kasim, Sajian Daging dan Laut Jadi Buruan

    R’syaMei 27, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Suasana Hari Raya Iduladha tidak menyurutkan ramainya pengunjung di Warung H Kasim…

    Iduladha 1447 H: Cinta, Pengorbanan dan Kepedulian

    Mei 27, 2026

    Islamic Center Samarinda Siapkan 1.500 Kupon Daging Kurban untuk Masyarakat

    Mei 27, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial saat Iduladha di Islamic Center

    Mei 27, 2026

    Potensi PHK Massal, Sri Puji Saran Pekerja Tambang Menabung dan Alih Sektor

    Mei 26, 2026
    1 2 3 … 3,108 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.