Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»WFH Jumat Dinilai Perlu Kajian, DPRD Samarinda Soroti Risiko Layanan Publik
    Politik

    WFH Jumat Dinilai Perlu Kajian, DPRD Samarinda Soroti Risiko Layanan Publik

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra saat wawancarai usai kegiatan. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang bertujuan menghemat bahan bakar minyak (BBM) menuai sorotan dari Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.

    Dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kota Samarinda Tahun 2027 yang digelar di Arutalla Ballroom, Gedung B Lantai 4 Bapperida Samarinda, Rabu 1 April 2026. Samri menilai kebijakan tersebut memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dikaji lebih dalam.

    Menurutnya, penerapan WFH tidak bisa disamaratakan untuk semua jenis pekerjaan, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

    “WFH ini menurut saya ada plus minusnya. Kalau pekerjaan administrasi mungkin bisa, tapi kalau pelayanan seperti di kantor lurah, itu tidak bisa. Masyarakat datang tapi tidak ada petugas, bisa menimbulkan kekecewaan,” ujarnya.

    Selain itu, potensi dampak lain yang justru bertolak belakang dengan tujuan awal kebijakan tersebut. Alih-alih menghemat BBM, WFH dikhawatirkan memicu pemborosan dari sisi konsumsi rumah tangga.

    “Jangan sampai niatnya menghemat BBM, tapi justru masyarakat jadi lebih boros karena pengeluaran lain yang tidak terduga,” katanya.

    Meski demikian, Samri tidak menutup kemungkinan bahwa kebijakan ini bisa memberikan manfaat apabila diterapkan dengan tepat, seperti mengurangi kemacetan dan memberi lebih banyak waktu bagi pegawai bersama keluarga.

    Namun, ia menegaskan disiplin kerja tetap harus menjadi perhatian utama. WFH kata dia, bukan berarti hari libur yang bisa dimanfaatkan untuk bepergian atau bersantai.

    “Walaupun kerja di rumah, tetap digaji. Jadi tugas harus diselesaikan, bukan malah dimanfaatkan untuk jalan-jalan atau ke mal,” tegasnya.

    Ia juga menekankan perlunya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas agar tujuan kebijakan tidak melenceng.

    “Kalau ada yang menyalahgunakan, harus ditindak. Jangan sampai tujuan mengurangi kemacetan dan menghemat BBM malah tidak tercapai,” pungkasnya.

    BBM RKPD Samri WFH
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Revitalisasi Pasar Segiri Diusulkan Gunakan Skema BOT, DPRD Soroti Risiko Bebani APBD Samarinda

    Mei 22, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Tarik Event Nasional ke Samarinda, DPRD Ingatkan Fasilitas Jangan Tertinggal

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.