Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting
    Samarinda

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat memberikan keterangan kepada awak media.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan stunting melalui Rapat Koordinasi Percepatan Aksi Bangda dan Gerakan Intervensi Stunting Serentak yang digelar di Gedung PKK Kota Samarinda, Rabu, 29 April 2026.

    Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

    Dalam keterangannya, Saefuddin menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Tepian.

    Ia menyebutkan, tren penurunan stunting di Samarinda menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

    “Kegiatan pagi ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi stunting yang ada di Kota Samarinda. Alhamdulillah, kalau kita lihat, angka stunting makin lama makin turun,” ujarnya.

    Meski demikian, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka tersebut. Seluruh OPD dan pihak terkait diminta untuk terus bersinergi dalam menjalankan program intervensi, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan.

    Menurplutnya, salah satu kunci utama dala@m pencegahan stunting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, untuk rutin memantau tumbuh kembang anak melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

    “Koordinasi seluruh OPD dan pemangku kepentingan sangat penting agar penurunan stunting bisa lebih cepat. Pencegahan harus berjalan bersama-sama,” jelasnya.

    Ia juga menyoroti masih adanya sejumlah kecamatan dengan tingkat partisipasi masyarakat yang belum optimal dalam kegiatan Posyandu. Hal ini menjadi perhatian serius, karena kehadiran anak di Posyandu sangat berpengaruh terhadap deteksi dini masalah gizi.

    “Dari beberapa kecamatan itu ada yang tingkat kehadirannya masih rendah. Ini menjadi catatan kita. Kegiatan ke Posyandu itu penting, terutama untuk menimbang anak setiap bulan,” tambahnya.

    Saefuddin menjelaskan bahwa rendahnya partisipasi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti kurangnya kesadaran masyarakat maupun kebiasaan yang belum terbentuk.

    Oleh karena itu, ia mendorong peran aktif Puskesmas, lurah, hingga kader kesehatan untuk terus mengedukasi masyarakat.

    “Harus ada gerakan dari Puskesmas, lurah, dan semua pihak untuk mendorong ibu-ibu membawa anaknya ke Posyandu. Kita perlu semangat bersama agar anak-anak rutin ditimbang setiap bulan,” tegasnya.

    Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Samarinda berharap intervensi stunting dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah. Dengan sinergi yang kuat, target penurunan stunting di Kota Samarinda diharapkan dapat tercapai secara optimal.

    Pemkot Samarinda Posyandu Saefuddin Zuhri Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.