Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    Juli 22, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Walikota Bontang : Pegawai PPPK Prioritaskan Dari Honorer Yang Sudah Lama
    Advertorial

    Walikota Bontang : Pegawai PPPK Prioritaskan Dari Honorer Yang Sudah Lama

    MartinusBy MartinusApril 10, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang– Walikota Bontang Neni Moerniaeni memprioritaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari pegawai honorer yang sudah lama mengabdi. Pemkot Bontang membutuhkan pegawai PPPK, sebanyak 1.500 orang. Sedangkan jumlah pegawai honorer saat ini berjumlah 2.020 orang.

    Sebagaimana ditegaskan Walikota Bontang, usai menghadiri pelantikan Forum Menuju P3K/PPPK, Selasa (9/4/2019) di pendopo Walikota Bontang, Jalan Awang Long Bontang
    “Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini sifatnya fungsional. Bisa juga didahulukan yang lebih senior atau lebih tua. Yang masih muda bisa menyusul,” kata Neni.
    Neni, menyebutkan keberadaan PPPK pun merupakan langkah guna mengakomodir keinginan honorer yang lama mengabdi namun tak kunjung terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lantaran selalu gagal mengikuti tes, tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, atau karena formasi tidak tersedia.
    “Untuk sementara penerimaan PNS disetop dulu. Kita selesaikan pegawai ini melalui PPPK,” pesannya
    Dia, menjelaskan, sejatinya fasilitas yang bakal diperoleh PPPK tak berbeda jauh dari PNS lainnya. Hanya berbeda pada penerimaan dana pensiun.
    Kendati demikian, Pemkot Bontang bakal mensiasatinya dengan memberikan tabungan dan asuransi pensiun  kepada pegawai PPPK.nanti,”ucapnya

    Selain itu, satu tahun sebelum masa pensiun, PPPK masih bisa dikontrak. Namun kontrak tersebut mesti diperbaharui secara periodik. Tidak seperti PNS yang tak menggunakan kontrak kerja.
    Lebih lanjut, kata Neni, Dirinya berupaya untuk mengakomodir keinginan para honorer. Sebab kata dia, tak sedikit sumbangsih diberikan pegawai honorer untuk pembangunan kota Bontang. Maka sudah sepantasnya Pemkot memerhatikan kesejahteraan mereka. Termasuk kepastian status agar mereka segera diangkat menjadi pegawai PPPK.
    “Intinya kita mau semua pegawai sejahtera,” pesan Neni
    Dia menambahkan, berdasarkan undang-undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Istilah Non-PNS sudah tak digunakan lagi. Mereka yang belum berstatus PNS kini disebut PPPK.
    Sementara untuk seleksi PPPK sendiri dilakukan oleh pemerintah pusat. Kendati mengenai penggajian dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Yakni masuk dalam kategori belanja barang dan jasa,”bebernya (*)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Atikah Ujang mendorong…

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.