Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Walikota Bontang : Pegawai PPPK Prioritaskan Dari Honorer Yang Sudah Lama
    Advertorial

    Walikota Bontang : Pegawai PPPK Prioritaskan Dari Honorer Yang Sudah Lama

    MartinusBy MartinusApril 10, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang– Walikota Bontang Neni Moerniaeni memprioritaskan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari pegawai honorer yang sudah lama mengabdi. Pemkot Bontang membutuhkan pegawai PPPK, sebanyak 1.500 orang. Sedangkan jumlah pegawai honorer saat ini berjumlah 2.020 orang.

    Sebagaimana ditegaskan Walikota Bontang, usai menghadiri pelantikan Forum Menuju P3K/PPPK, Selasa (9/4/2019) di pendopo Walikota Bontang, Jalan Awang Long Bontang
    “Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini sifatnya fungsional. Bisa juga didahulukan yang lebih senior atau lebih tua. Yang masih muda bisa menyusul,” kata Neni.
    Neni, menyebutkan keberadaan PPPK pun merupakan langkah guna mengakomodir keinginan honorer yang lama mengabdi namun tak kunjung terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lantaran selalu gagal mengikuti tes, tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, atau karena formasi tidak tersedia.
    “Untuk sementara penerimaan PNS disetop dulu. Kita selesaikan pegawai ini melalui PPPK,” pesannya
    Dia, menjelaskan, sejatinya fasilitas yang bakal diperoleh PPPK tak berbeda jauh dari PNS lainnya. Hanya berbeda pada penerimaan dana pensiun.
    Kendati demikian, Pemkot Bontang bakal mensiasatinya dengan memberikan tabungan dan asuransi pensiun  kepada pegawai PPPK.nanti,”ucapnya

    Selain itu, satu tahun sebelum masa pensiun, PPPK masih bisa dikontrak. Namun kontrak tersebut mesti diperbaharui secara periodik. Tidak seperti PNS yang tak menggunakan kontrak kerja.
    Lebih lanjut, kata Neni, Dirinya berupaya untuk mengakomodir keinginan para honorer. Sebab kata dia, tak sedikit sumbangsih diberikan pegawai honorer untuk pembangunan kota Bontang. Maka sudah sepantasnya Pemkot memerhatikan kesejahteraan mereka. Termasuk kepastian status agar mereka segera diangkat menjadi pegawai PPPK.
    “Intinya kita mau semua pegawai sejahtera,” pesan Neni
    Dia menambahkan, berdasarkan undang-undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Istilah Non-PNS sudah tak digunakan lagi. Mereka yang belum berstatus PNS kini disebut PPPK.
    Sementara untuk seleksi PPPK sendiri dilakukan oleh pemerintah pusat. Kendati mengenai penggajian dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Yakni masuk dalam kategori belanja barang dan jasa,”bebernya (*)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    Andika SaputraApril 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam…

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,056 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.