Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Wagub Kaltim Kagum Bandara di Lahan Eks Tambang Bayan Group
    Diskominfo Kaltim

    Wagub Kaltim Kagum Bandara di Lahan Eks Tambang Bayan Group

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 21, 2025Updated:Juni 21, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kutai Kartanegara — Bayangkan sebuah bandara megah yang berdiri di atas lahan bekas tambang dan jembatan raksasa sepanjang hampir 600 meter yang menghubungkan dua kabupaten di pedalaman Kalimantan Timur. Inilah dua proyek ambisius yang membuat Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji angkat topi. Dalam kunjungan kerjanya ke Tabang Project milik Bayan Group, Jumat, 20 Juni 2025, Seno tak segan menyebut langkah perusahaan tambang ini sebagai luar biasa dan layak ditiru.

    “Bayan Group bukan hanya mengeruk sumber daya alam, tetapi juga membangun infrastruktur untuk kepentingan publik. Ini sangat luar biasa,” ujar Seno Aji penuh semangat saat meninjau langsung proyek-proyek tersebut.

    Salah satu sorotan utama dari kunjungan ini adalah Jembatan Belayan sepanjang 587 meter yang membentang menghubungkan Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara dengan Desa Muara Pahu, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat. Jembatan ini bukan sekadar struktur beton dan baja—ia adalah penghubung ekonomi, sosial, dan budaya dua wilayah yang selama ini terpisah oleh sungai dan jarak.

    “Jembatan ini nantinya akan diserahkan ke pemerintah provinsi bersama dengan aset jalan sepanjang 65 kilometer. Ini akan sangat berdampak dalam membuka akses dan mempercepat mobilitas,” kata Seno.

    Jika aset ini benar-benar dihibahkan, lanjutnya, maka Pemprov Kaltim akan melakukan intervensi lanjutan menggunakan APBD untuk mengaspal jalur tersebut, membuka akses permanen yang menghubungkan Kutai Barat dengan Kutai Kartanegara, bahkan memangkas jarak dari Melak ke Samarinda hingga 100 kilometer.

    Namun bukan hanya jembatan yang menjadi sorotan. Di tengah kunjungannya, Seno Aji juga dibuat kagum oleh keberadaan Bandara Khusus BYAN. Bandara ini sudah memiliki landasan pacu sepanjang 1.800 meter dan akan diperpanjang hingga 2.200 meter, cukup untuk didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing. Tidak main-main, bandara ini berdiri di atas lahan bekas tambang—sebuah transformasi luar biasa dari wilayah eksplorasi menjadi infrastruktur vital.

    “Bandara ini akan menjadi pilihan strategis masyarakat dari Kutai Barat, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara selain Balikpapan dan Samarinda. Ini bentuk nyata pembangunan yang berpihak pada rakyat,” puji Seno.

    Ia pun berharap ke depannya, bandara ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan umum, tidak hanya operasional perusahaan. Menurutnya, dengan posisi geografis yang strategis, BYAN Airport bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tengah Kalimantan Timur.

    “Dan yang lebih penting, ini dibangun di bekas lahan tambang. Pemerintah pusat seharusnya memberi perhatian lebih terhadap inovasi semacam ini. Ini contoh ideal bagaimana perusahaan bisa meninggalkan warisan positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

    Apa yang dilakukan Bayan Group mendapat pujian tidak hanya karena skala proyeknya yang besar, tetapi juga karena pendekatan keberlanjutan dan tanggung jawab sosialnya. Di tengah berbagai kritik terhadap industri pertambangan, langkah Bayan Group ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang inklusif dan progresif bisa dilakukan jika ada niat dan komitmen.

    Wagub Seno Aji berharap sinergi antara sektor swasta dan pemerintah daerah bisa terus ditingkatkan. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan yang mengakar di masyarakat dan memberi dampak nyata terhadap perekonomian lokal adalah bentuk pembangunan yang sejati.

    “Ini yang kita harapkan dari perusahaan tambang, tidak hanya mengambil, tetapi juga memberi. Dan ketika mereka memberi dengan cara seperti ini, kita harus beri apresiasi dan mendukung penuh,” pungkasnya.

    Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan ini Hj Wahyu Hernaningsih Seno, serta jajaran pejabat Pemprov Kaltim termasuk Asisten Perekonomian Ujang Rachmad, Kadis PUPR-Pera Aji Fitra Firnanda, Plt Kadishub Irhamsyah, Kadishut Joko Istanto, dan beberapa kepala dinas teknis lainnya.

    Proyek-proyek ini menjadi sinyal bahwa masa depan infrastruktur Kalimantan Timur sedang bergerak ke arah yang lebih progresif dan inklusif, dimulai dari Tabang. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    APBD Lahan eks tambang Seno Aji
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Anggaran Minim, Samarinda Terancam Tak Kirim Seluruh Atlet Lolos BK ke Porprov Paser

    Juni 15, 2026

    Dibanjiri Kritik Tujuh Fraksi, Pemprov Kaltim Komitmen Tuntaskan Temuan BPK

    Juni 15, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    7 Komisioner KPID Kaltim Resmi Dilantik, Pengawasan Media Digital Jadi Tantangan Baru

    Mei 26, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.