Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Usai Nataru Harga Bapokting Naik, Cabai Rawit Bikin Kaget
    Samarinda

    Usai Nataru Harga Bapokting Naik, Cabai Rawit Bikin Kaget

    LarasBy LarasJanuari 6, 2025Updated:Januari 6, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Bapokting di Pasar Kedondong
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tahun 2025 sudah memasuki hari keenam. Terdengar kabar bahwa beberapa barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) mulai mengalami kenaikan.

    Setelah berlalunya Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang rata-rata bapokting dalam keadaan cenderung stabil, isu kenaikan baru terjadi di tahun 2025?

    Beberapa pedagang di Pasar Kedondong di Jalan Ulin, karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, mengatakan hal serupa dengan apa yang diisukan.

    Seperti penuturan Akmal (48), pedagang khusus rempah seperti jahe dan lengkuas, serta bawang merah dan bawang putih. Diakui Akmal bahwa bawang merah yang biasanya Rp35 ribu per kilogram, sudah tiga hari naik menjadi Rp40 ribu per kilogramnya.

    Tidak seperti lawannya, bawang putih yang masih stabil mulai dari tahun lalu hingga hari ini dengan harga Rp41 ribu dan Rp42 ribu per kilogram.

    Jahe, disampaikan Akmal ikut berjajar di harga stabil bersama bawang putih dengan harga Rp40 ribu per kilogram. Sementara, kunyit ikut naik seusai Nataru yang awalnya Rp22 ribu per kilogram menjadi Rp25 ribu.

    “Jahe stabil saja setahun ini. Kunyit naik sedikit tapi tahun kemarin tidak naik,” ujar Akmal.

    Sama halnya yang disebutkan Sri (50) yang menjual berbagai macam sayuran, beberapa mengalami kenaikan. Misal saja sayur kol, yang awalnya Rp11 ribu menjadi Rp18 ribu per satu buahnya. Tomat yang tahun 2024 dijual per kilogram dengan harga Rp10 ribu, kini melonjak menjadi Rp20 ribu.

    Paling mencengangkan adalah si kecil imut tapi mampu membakar lidah, yakni cabai. Cabai rawit misalnya, di tahun 2024 masih berada dikisaran Rp37 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram. Cukup menghebohkan emak-emak dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Diakuinya kenaikan ini baru tiga hari lalu terjadi.

    “Baru tiga hari ini naik (cabai rawit). Saya juga ikut kaget. Dari pengecer memang segitu harganya,” ungkap Sri.

    Masih dari keluarga cabai. Cabai besar baik merah dan hijau, keduanya naik. Walau tidak seekstrem cabai rawit, tetapi harganya bisa membuat kantong ibu rumah tangga meringis. Cabai besar awalnya Rp35 ribu, kini dibandrol Rp70 ribu.

    Baik Akmal maupun Sri berharap supaya kenaikan harga ini dapat dikendalikan agar masyarakat tidak ‘mogok’ berbelanja.

    Bapokting Cabe Rawit nataru Pasar Kedondong
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.