Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»UPTD Taman Budaya Kaltim Fokus Garap Regenerasi Sastrawan Muda
    Samarinda

    UPTD Taman Budaya Kaltim Fokus Garap Regenerasi Sastrawan Muda

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 17, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Sastra 2025 pada Kamis, 17 Juli 2025 di UPTD Taman Budaya Samarinda.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Sastra 2025 pada Kamis, 17 Juli 2025 di UPTD Taman Budaya Samarinda. Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dari berbagai sekolah di Samarinda, dan menjadi bagian dari inisiasi program tahunan lembaga tersebut, khususnya dalam upaya menggairahkan kembali dunia sastra di kalangan generasi muda.

    Perwakilan UPTD Taman Budaya Sulistio Rini menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan perdana yang secara khusus berfokus pada bidang sastra. Menurutnya, program ini terwujud berkat alokasi dana bantuan dari Kementerian Kebudayaan, yang selama enam tahun terakhir mendukung pelaksanaan berbagai agenda seni di Kaltim.

    “Biasanya kami menggelar Festival Teater, tapi tahun ini kami alihkan ke sastra karena efisiensi pendanaan. Kami tidak bisa lagi membiayai seniman dari kabupaten/kota untuk datang ke Samarinda. Jadi kami fokuskan dulu untuk pelajar di Samarinda,” ujarnya usai acara.

    Sulistio menyebutkan bahwa target utama dari pelatihan ini adalah generasi muda. Menurutnya, dunia sastra, khususnya sastra lisan masih kurang mendapatkan tempat dalam program seni budaya, padahal nilai dan kekayaannya sangat tinggi.

    “Kalau generasi tua sudah tidak ada, maka generasi mudalah yang menjadi penerusnya. Harapan saya, sastra yang luar biasa kaya di Indonesia, terutama dari kabupaten/kota di Kaltim, bisa kembali dihidupkan. Banyak sastra lisan yang sudah tenggelam, bahkan hilang. Ini kekayaan kita, jangan sampai punah,” tambahnya.

    Sulistio juga mengungkapkan rencana jangka panjang Taman Budaya Kaltim dalam pengembangan sastra. Jika dukungan dana dari pemerintah pusat tetap berlanjut, tahun depan pelatihan akan dilanjutkan dengan fokus pada sastra lisan, seperti bertutur dalam bahasa daerah dan mendongeng. Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan ini masih sebatas pemberian wawasan, belum sampai pada tahap perlombaan.

    “Kita isi dulu ilmunya, nanti kalau sudah siap, baru kita kembangkan ke bentuk kompetisi atau festival,” ungkapnya.

    Sementara itu, materi pelatihan pada kesempatan kali ini difokuskan pada penulisan cerpen dan dibawakan oleh Asep Juanda, perwakilan dari Balai Bahasa Kaltim. Dalam paparannya, Asep menekankan pentingnya regenerasi dalam dunia kesusastraan.

    “Kita memiliki khazanah karya sastra yang sangat banyak, bahkan sudah mendunia. Pelatihan ini menjadi salah satu momentum untuk memperkuat keberlanjutan kesusastraan melalui generasi penerus,” ucapnya.

    Menurut Asep, pelatihan ini bukan hanya memberikan teori tentang penulisan cerpen, tetapi juga membekali peserta dengan praktik langsung, sehingga mereka bisa lebih terasah dalam berkarya.

    “Para peserta yang hadir ini juga merupakan siswa pilihan, mereka sebelumnya sudah menunjukkan minat dan bakat di bidang penulisan cerpen. Jadi pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kreativitas dan produktivitas mereka di dunia sastra,” tuturnya.

    Pelatihan Penulisan Sastra 2025 ini menjadi langkah awal penting dalam menghidupkan kembali semangat kesusastraan di Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat peran pelajar sebagai ujung tombak pelestarian budaya lisan dan sastra daerah.

    Perwakilan UPTD Taman Budaya Sulistio Rini UPTD Taman Budaya
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Ratu ArifanzaOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Durasi musim hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2026–2027 diprediksi lebih pendek…

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.