Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    September 1, 2026

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    September 1, 2026

    Iswandi Dorong Komunikasi Rutin Pedagang dan Pemkot untuk Benahi Pasar Pagi

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»UN Resmi Dihapus, Sekretaris PGRI Kaltim: Di Dunia Pendidikan, Tidak Bisa Dilakukan Kebijakan ‘Serta-Merta’
    Daerah

    UN Resmi Dihapus, Sekretaris PGRI Kaltim: Di Dunia Pendidikan, Tidak Bisa Dilakukan Kebijakan ‘Serta-Merta’

    AdminBy AdminDesember 21, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Ujian Nasional (UN) akan dihapus dan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Selain itu, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) juga akan diganti.
    Hal ini disampaikan langsung oleh Mendikbud Nadiem Makarim saat rapat koordinasi bersama dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesiadi Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).
    Menanggapi itu, Sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia H. Musyahrim memberikan komentar.
    “UN salah satu ukuran untuk menilai kompetensi peserta didik. Bagaimana mungkin, jika tidak ada UN kita bisa mengetahui ukuran siswa? Misalnya, anak di Mahulu mendapatkan nilai 8 menurut evaluasi dari guru di sana. Di Samarinda, salah satu mendapatkan 7. Standarnya bagaimana? Apa sama dengan yang di Jakarta, kalau sama tidak apa-apa,” ungkap Musyahrim.
    Untuk pengganti UN, Musyahrim menyatakan bahwa hal tersebut sama namun namanya saja yang berbeda.
    “Tentu sama-sama ujian. UN masih perlu kok, untuk mengukur kemampuan siswa secara nasional. Daerah kita berbeda-beda dan memiliki ukuran serta kepentingan masing-masing,” katanya.
    Ia menegaskan, kebijakan tersebut masih belum bisa memberikan impact.
    “Dengan UN kita bisa memiliki evaluasi, kita bisa tahu kenapa nilai siswa menurun dan lainnya,” tuturnya.
    Ia menyampaikan, jika ingin mencari pengganti UN, harus melakukan kajian lebih dalam.
    “Perlu dicatat, di dunia pendidikan tidak bisa dilakukan kebijakan ‘serta-merta’. Harus dilakukan evaluasi mendalam, jangan berdasarkan parsial. Tentu berbeda, kalau bangun Jembatan Mahakam, terlihat hasilnya tahun depan. Untuk pendidikan, perlu waktu 20 tahun baru bisa melihat hasilnya,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    Andika SaputraSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Maraknya juru parkir (Jukir) liar di sekitar kawasan Masjid Raya Darussalam Samarinda…

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    September 1, 2026

    Iswandi Dorong Komunikasi Rutin Pedagang dan Pemkot untuk Benahi Pasar Pagi

    September 1, 2026

    Luruskan Mitos Medis, Ini Bahaya Plastik Panas hingga Refleks Pencernaan

    September 1, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026
    1 2 3 … 3,312 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.