Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ujian Nasional Dihapus, Ini Pendapat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim
    DPRD Kaltim

    Ujian Nasional Dihapus, Ini Pendapat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim

    AdminBy AdminDesember 15, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Hilda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Sebagaimana ramai diberitakan terkait penghapusan ujian nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim. Dimana nantinya ujian nasional berbentuk  Asesmen Kompetensi Minimum, dan akan diberlakukan di tahun 2021.
    Terkait hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim,H. Rusman Ya’qub, saat dikonfirmasi via telpon selulernya, Sabtu (14/12/2019). Ia mengatakan bahwa penghapusan ujian nasional merupakan kebijakan Nasional yang sudah dianggap menjadi sebuah keputusan, dan daerah akan ikut saja.
    “Jadi yang menjadi persoalan, jangan jadikan pendidikan sebagai ajang uji coba kebijakan, dan korbannya bukan siapa-siapa, anak didik kita,” sindirnnya.
    “Kalau mau jujur anak didik kita semestinya memang harus bisa menciptakan ruang kompetisi, seperti apa nantinya tidak harus dimaknai  sebagai ujian nasional yang penting dari mereka bisa berkompetisi,”ucapnya
    Unas kalau melihat efek positifnya dapat melahirkan ajang kompetisi dalam meraih sebuah tujuan akhir, mungkin masalahnya perlu adanya perbaikan sistem. Kenapa harus diperbaiki sistemnya agar melahirkan kompetisi yang benar-benar mendidik, dan betul-betul objektif nilainya.
    “Jangan Unas dijadikan ajang untuk merebut ataupun meraih predikat dan prestasi daerah, dengan kelulusan 100% dan lain sebagainya,” ungkapnya.
    Lebih lanjut, Ia mengatakan, jangan nanti ujung-ujungnya nilai jadi sebuah hal keharusan  untuk di dongkrak. Selama ini,yang terjadi seperti ini, karena keinginan di setiap daerah, bahwa ujian nasional menjadi formalitas akhirnya jadi pengaturan nilai,” terangnya.
    Sebenarnya sistem kompetisi yang tidak sehat harus dirapikan, adanya evaluasi, jangan sampai ada sistem kompetisi yang menciptakan kepalsuan. Anak didik kita harus diajarkan kompetisi yang sehat, agar ada daya juang untuk selalu semangat berkompetisi,” tegasnya.
    Ia menambhakan bahwa kalau Unas diganti pada intinya setuju, namun diharapkan tidak menghilangkan daya juang anak-anak untuk berkompetisi dalam meraih prestasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    Ratu ArifanzaSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hujan kembali mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) Jumat pagi 25 September…

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Terowongan Samarinda Tinggal Tunggu Rekomendasi Ahli, Operasional Ditarget Akhir Tahun

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.