Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah
    DPRD Samarinda

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Meningkatnya kualitas pencemaran udara di Samarinda menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda, terutama terhadap aktivitas belajar siswa. Ketika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 148 atau masuk kategori tidak sehat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) diminta menyiapkan alternatif pembelajaran dari rumah.

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengatakan, langkah tersebut penting sebagai antisipasi apabila kondisi udara terus memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

    Menurut Novan, keputusan terkait aktivitas sekolah sebaiknya tidak dilakukan secara seragam. Sebab, kondisi udara di setiap kecamatan dapat berbeda sehingga perkembangan kualitas udara perlu dipantau secara berkala.

    “Tidak semua wilayah Samarinda kondisi udaranya sama. Karena itu, perkembangannya harus dipantau setiap hari dan kebijakan pendidikan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah,” ungkap Novan, Senin, 7 September 2026.

    Ia menjelaskan, ketika kualitas udara sudah berada pada kategori tidak sehat, aktivitas siswa di luar ruangan perlu dibatasi. Apabila kondisi semakin buruk, pembelajaran dari rumah dapat diterapkan di wilayah yang dinilai tidak aman untuk kegiatan belajar tatap muka.

    Angka infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) Samarinda mengalami kenaikan dari 98 menjadi 148. Kondisi tersebut menurutnya perlu segera diantisipasi lantaran paparan udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak.

    “Jangan menunggu muncul gejala ISPA baru menggunakan masker. Lebih baik kita antisipasi sejak awal dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika udara memburuk,” katanya.

    Tak hanya sektor pendidikan, DPRD juga meminta Dinas Kesehatan memperkuat kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, sebagai langkah menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus ISPA.

    Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut didorong untuk memastikan perkembangan dampak karhutla terhadap kualitas udara dapat terus dipantau.

    Di tengah kondisi tersebut, sekitar 10 ribu masker telah disiapkan relawan untuk dibagikan kepada masyarakat. Bantuan itu diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.

    “Kami berharap perlindungan terhadap warga, terutama kelompok rentan, terus menjadi perhatian selama kualitas udara belum kembali membaik,” tandasnya.

    DPRD Samarinda indeks standar pencemar udara (ISPU) ISPA Mohammad Novan Syahronny Pasie
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    Andika SaputraSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meningkatnya kualitas pencemaran udara di Samarinda menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda, terutama…

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026

    Debut di Kejuaraan Dunia, Boccia Indonesia Bawa Pulang Tiga Emas dan Satu Perak

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,326 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.