Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat
    Politik

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    AminahBy AminahJuli 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah derasnya eksploitasi batu bara dan sumber daya alam Kalimantan Timur (Kaltim), dana yang kembali ke daerah justru terus menyusut. Kondisi itu dinilai menjadi penyebab ruang fiskal pemerintah provinsi semakin sempit hingga banyak program pembangunan tersendat.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim Muhammad Samsun menyebut, penurunan Transfer ke Daerah (TKD) tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan biasa.

    Ia menilai pemerintah daerah perlu bersatu mendesak pemerintah pusat mengembalikan hak fiskal Kaltim sebagai daerah penghasil.

    “Yang harus menjadi perhatian hari ini adalah memperjuangkan hak kita terhadap Transfer ke Daerah dari pemerintah pusat. Dana yang menjadi hak daerah tidak tersalurkan secara maksimal,” kata Samsun, Senin, 20 Juli 2026.

    Ia membandingkan kondisi beberapa tahun terakhir. Menurutnya, TKD yang sebelumnya mencapai sekitar Rp14 triliun kini tinggal sekitar Rp7 triliun. Penurunan itu dinilai janggal karena produksi sumber daya alam Kalimantan Timur tidak mengalami penurunan.

    “Kalau eksploitasi sumber daya alam tetap, bahkan meningkat, kenapa dana yang kembali ke daerah justru turun? Berarti ada yang harus dievaluasi. Dana Bagi Hasil kita juga ikut mengecil,” ujarnya.

    Dampak kebijakan itu kini dirasakan langsung pemerintah daerah. Di satu sisi, masyarakat terus menuntut percepatan pembangunan. Di sisi lain, kemampuan APBD justru semakin terbatas akibat menyusutnya transfer dari pusat.

    Akibatnya, pemerintah provinsi dan DPRD menjadi pihak yang paling sering menerima keluhan masyarakat, meski persoalan utamanya berada pada kebijakan fiskal pemerintah pusat.

    “Orang tahunya pemerintah provinsi dan DPRD. Mereka tidak mungkin datang ke Jakarta menyampaikan protes. Akhirnya semua keluhan disampaikan kepada kami,” katanya.

    Anggota Komisi III itu mengusulkan langkah bersama seluruh kepala daerah dan DPRD kabupaten/kota di Kaltim, mengajukan tuntutan kepada pemerintah pusat akan lebih kuat jika disampaikan secara kolektif daripada berjalan sendiri-sendiri.

    “Saya punya inisiatif menggalang pemerintah daerah dan legislatif se-Kaltim. Kita suarakan bersama. Daripada rakyat yang harus turun ke Istana Negara, lebih baik kami yang mewakili mereka secara konstitusional,” pungkasnya.

     

    DPRD Kaltim Fraksi PDIP Muhammad Samsun TKD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Andika SaputraAgustus 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal memanfaatkan rangkaian peringatan HUT…

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Achmad Sukamto Sambut Positif Donor Darah DPRD Samarinda, Ternyata Berawal dari Keluarga

    Agustus 26, 2026
    1 2 3 … 3,300 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.