Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Di Balik Layar Ada Manusia, Dosen Ilkom Ingatkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

    Juni 1, 2026

    Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global

    Juni 1, 2026

    Saefuddin Zuhri, Bhinneka Tunggal Ika Harus Jadi Benteng Persatuan Bangsa

    Juni 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Tingkatkan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Awasi Kandungan Pestisida Buah dan Sayur
    Diskominfo Kutim

    Tingkatkan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Awasi Kandungan Pestisida Buah dan Sayur

    Nur AjijahBy Nur AjijahNovember 7, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Syaripah Lili Diana Fitran Kepala Bidang Keamanan Pangan Kutim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Dalam upaya menjaga keamanan pangan dan ketahanan pangan di Kutai Timur, Dinas Ketahanan Pangan melalui Kepala Bidang Keamanan Pangan Syaripah Lili Diana Fitran menekankan salah satu aspek penting dalam bidang pengawasan pangan adalah pemeriksaan terhadap komoditi sayur dan buah.

    “Mengapa sayur dan buah harus diperiksa? Karena dalam komoditi ini terdapat kandungan pestisida yang perlu diawasi dan dikendalikan,” ucapnya saat ditemui MSI Group di ruang kerjanya, Selasa (7/11/2023).

    Pemeriksaan terhadap sayur dan buah dilakukan menggunakan metode rapid test langsung di lokasi tempat sidak. Metode ini memberikan hasil positif dan negatif terhadap keberadaan pestisida, namun tidak memberikan informasi tentang jumlah kandungan pestisida tersebut.

    “Jika hasil rapid test menunjukkan adanya pestisida yang positif dan jika anggaran tersedia, langkah selanjutnya adalah melakukan uji lab,” ujarnya.

    Dengan uji laboratorium akan memberikan informasi detail tentang kandungan pestisida dalam buah dan sayur yang diperiksa.

    “Komoditi buah yang sering dikonsumsi masyarakat seperti pisang, pepaya, jeruk, dan anggur, serta sayur seperti kangkung, sawi, terong, dan lombok, rutin diuji untuk mengawasi kandungan pestisidanya,” ujarnya.

    “Sampel diambil dari berbagai tempat, termasuk kecamatan Sangatta Utara dan Selatan, pasar seberang, dan pasar induk,” lanjutnya.

    Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa buah dan sayur yang dikonsumsi oleh masyarakat tidak mengandung pestisida dalam jumlah berlebihan. Konsumsi pestisida dalam jangka waktu lama yang melebihi batas dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker. Hal ini sangat penting dalam era sekarang, di mana jumlah kasus kanker semakin meningkat.

    “Dulu, penyakit kanker tidak seumum seperti saat ini. Pola makan masyarakat saat ini banyak dipengaruhi oleh produk pertanian yang menggunakan pestisida secara berlebihan,” imbuhnya.

    Namun, perlu diingat bahwa petani juga memiliki kebutuhan untuk melindungi tanaman mereka dari hama. Ini adalah tantangan kompleks yang memerlukan perhatian khusus.

    Dengan pengawasan yang ketat terhadap komoditi sayur dan buah, Dinas Ketahanan Pangan berperan dalam menjaga kualitas pangan yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Upaya ini tidak hanya melindungi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional.

    Keamanan Pangan metode rapid test Syaripah Lili Diana Fitran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    November 23, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Di Balik Layar Ada Manusia, Dosen Ilkom Ingatkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

    R’syaJuni 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, Dosen Ilmu Komunikasi (Ilkom)…

    Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global

    Juni 1, 2026

    Saefuddin Zuhri, Bhinneka Tunggal Ika Harus Jadi Benteng Persatuan Bangsa

    Juni 1, 2026

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    Mei 31, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026
    1 2 3 … 3,113 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.