Insitekaltim, Samarinda – Tantangan lari virtual sejauh 81 kilometer mulai mengubah kebiasaan aktivitas fisik para aparatur sipil negara (ASN) di Samarinda. Peserta yang sebelumnya hanya terbiasa berjalan kini mulai mampu memadukan jalan dengan lari setelah mengikuti tantangan selama sekitar satu bulan.
Kapten ASN Runners Chapter Samarinda Imam Gunadi mengatakan, tantangan yang berlangsung sejak 11 Juli hingga 22 Agustus 2026 itu tidak semata-mata ditujukan untuk mencari peserta dengan catatan jarak atau kecepatan terbaik.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan membentuk kebiasaan baru dalam menjaga kebugaran.
“Kurang lebih satu bulan ini tentu merubah habit pola hidup Bapak Ibu sekalian,” ujarnya dalam penutupan Virtual ASN Run 81K di Samarinda, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ia menyebut, rutinitas berlari mulai membawa perubahan dalam keseharian peserta. Beberapa di antaranya merasakan stamina yang meningkat hingga kualitas tidur yang lebih baik.
Perubahan kemampuan juga terlihat pada peserta yang sebelumnya hanya mampu berjalan. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, mereka mulai mampu menggabungkan aktivitas berjalan dan berlari.
“Yang dulu cuma bisa jalan saja sekarang sudah bisa lari plus jalan,” tuturnya.
Imam menekankan, pencapaian selama mengikuti tantangan tersebut tidak perlu dibandingkan dengan peserta lain. Setiap orang memiliki kemampuan, ritme, serta titik awal yang berbeda.
“Pencapaian ini sebenarnya bukan melawan siapa-siapa, tetapi melawan diri Bapak Ibu sendiri,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta peserta tidak menjadikan berakhirnya tantangan 81K sebagai alasan untuk kembali meninggalkan aktivitas fisik. Keberhasilan sebenarnya terletak pada kemampuan mempertahankan kebiasaan sehat setelah kegiatan selesai.
Penutupan Virtual ASN Run 81K-ASN Runners Chapter Samarinda digelar setelah peserta menuntaskan rangkaian tantangan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan penutupan tersebut, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Suparmin yang hadir mewakili Wali Kota Samarinda mengibarkan bendera start untuk mengawali lari bersama sejauh 5 kilometer.
Setelah mencapai garis finis, kegiatan dilanjutkan dengan games interaktif dan karaoke. Panitia juga memberikan penghargaan dalam sejumlah kategori, di antaranya Top 10 Finisher, First Women Finisher, Top Personal Mileage Men & Women, Top Team Mileage, Tim Terheboh, Tim Kompak, Best Content, Last Finisher, dan Runners Inspiratif.
Di Samarinda, tantangan tersebut diikuti komunitas ASN Runners Chapter Samarinda melalui tim Pemkot SamaRUNdah.
Imam pun mengajak peserta mempertahankan kebiasaan berolahraga dan kembali mengikuti tantangan pada tahun depan dengan target jarak yang lebih jauh.
“Semangat lagi untuk tahun depan karena tahun depan itu jadi 82 kilo ya. Nambah satu kilo lagi, 82 kilo,” pungkasnya.
Sebagai penanda berakhirnya tantangan, Pemkot Samarinda menyerahkan medali dan merchandise kepada peserta.

