Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Tahun Ini, PMDM Kutim Naik Hingga Rp 4,3 Triliun
    Advertorial

    Tahun Ini, PMDM Kutim Naik Hingga Rp 4,3 Triliun

    SeliBy SeliNovember 24, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) naik dari Rp 1,3 triliun di tahun 2020 menjadi Rp 4,3 triliun tahun ini.

    Tidak hanya itu, penanaman modal asing (PMA) juga mengalami kenaikan sekitar Rp 200 miliar. Di mana pada tahun 2020 PMA Kutim Rp 1,7 triliun sedangkan tahun 2021 mencapai Rp 1,9 triliun.

    “Ada hal yang menarik di masa pandemi Covid-19 ini, di mana ada beberapa bahan tambang dan kebun mengalami kenaikan yang signifikan sehingga PMA dan PMDN kita mengalami kenaikan yang tinggi,” ungkap Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman kepada media usai vidcon Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Diskominfo Perstik Kutim, Rabu (24/11/2021).

    Orang nomor satu di pemerintahan Kutim itu mencontohkan hasil tambang batu bara yang memiliki harga yang tinggi di kancah internasional. Selain itu, hasil dari perkebunan seperti kelapa sawit yang menghasilkan crude palm oil (CPO) juga mengalami kenaikan, khususnya di negara Eropa dan Amerika.

    “Nilai inilah yang akan terus kami naikkan, berusaha dengan cara perusahaan pertambangan maupun perkebunan agar membuat industri hilirnya,” ucapnya.

    Lanjutnya, tujuan dibangunnya industri hilir oleh perusahaan tersbeut agar ada multiplier effect terhadap masyarakat. Misalnya, dari sektor perkebunan kelapa sawit diharapkan bisa membuat industri turunan dari kelapa sawit seperti minyak goreng, sabun, produk kecantikan atau lain sebagainya.

    “Kalau yang pertambangan contoh batu bara, misalnya pabrik metanol yang merupakan gasifikasi dari batu bara,” urainya.

    Ia juga berharap pabrik metanol yang sedang dalam proses pembangunan tersebut bisa membuat industri hilirnya seperti pabrik plastik. Jika hal seperti itu bisa berjalan maka dipastikan multiplier effect akan muncul.

    “Pabrik metanol bisa menyerap tenaga kerja lokal, lalu ditambah ada pabrik turunannya pabrik plastik, maka akan ada yang menjadi penjual plastik, pengecer plastik, nah demikian yang disebut multiplier effect,” tutup Ardiansyah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.