Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: APBD
Insitekaltim,Samarinda – Isu jual beli buku di sekolah kembali menjadi sorotan, utamanya di Kota Samarinda belakangan ini. Anggota Komisi IV…
Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun secara simbolis menyerahkan bantuan keuangan kepada partai politik di Ballroom Hotel Bumi Senyiur…
Insitekaltim,Samarinda – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Sidang II Tahun 2024 Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan Rancangan…
“ Pembahasan pokok pikiran ini akan disinkronisasikan dengan prioritas pembangunan Kaltim,” jelas Hasanuddin Mas’ud di Gedung B DPRD Kaltim, Samarinda.
“Kegiatan ini untuk ajang bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan masyarakat agar dewan lebih sering hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan masyarakat,” tutur Nidya Listiyono.
“Kekurangan bangunan sekolah menyebabkan masalah zonasi dan mempersulit akses pendidikan bagi anak-anak kita,” ungkapnya dalam hearing antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda dengan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Samarinda, Selasa (7/5/2024).
“Kejadian bencana yang terjadi kekeringan dan banjir menyebabkan sengsaranya luar biasa untuk kebutuhan pangan, itu kenapa kami memberikan atensi kepada penanggulangan bencana,” tegas Akmal pada Selasa (23/4/2024), di El Hotel Bandung saat didaulat menjadi salah satu narasumber dalam Sidang Komisi 4 Rakornas Penanggulangan Bencana (PB) tahun 2024.
“Kami siap mendukung usulan pengadaan kabel LPJU baru sebagai upaya penanggulangan kasus pencurian ini,” ujar Novan.
“Memang terkesan ada penurunan, tapi itu kan anggaran dari pemerintahan yang lalu. Tentu, kami hanya menyesuaikan dengan Badan Pengelola (BP) BKT,” jelasnya, Rabu (20/3/2024).
“Kualitas belanjanya diperhatikan antara belanja pendukung dengan belanja kegiatan. Paling tidak 60:40 persen. 60 persen belanja kegiatan prioritas dan 40 persen belanja pendukung,” tegas Sri Wahyuni pada Senin (18/3/2024) di Ruang Rapat Tepian II, Kantor Gubernur Kaltim saat memimpin Rapat Koordinasi dengan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
