Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Subandi: Penundaan Jalan Bandara Ganggu Mobilitas Warga dan Ekonomi
    DPRD Kaltim

    Subandi: Penundaan Jalan Bandara Ganggu Mobilitas Warga dan Ekonomi

    AminahBy AminahMei 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Badan Kehormatan DPRD Kalimantan Timur, Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Proyek pembangunan jalan pendekat menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto dari arah Ring Road IV terpaksa ditunda. Penundaan ini menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya kemacetan dan menurunnya mobilitas warga, terutama saat musim hujan melanda jalur utama Samarinda–Bontang.

    Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, prihatin atas tertundanya proyek vital tersebut yang dinilai berdampak langsung terhadap aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi.

    “Pembangunan jalan pendekat dari Ring Road IV ke APT Pranoto sangat penting untuk mengurai kemacetan. Sekarang kita masih bergantung pada jalan poros Samarinda–Bontang, dan kalau banjir, akses ke bandara bisa terganggu total,” ujar Subandi di Gedung E DPRD Kaltim, Senin, 19 Mei 2025.

    Kondisi tersebut tidak hanya menghambat pergerakan masyarakat, tetapi juga berdampak negatif terhadap konektivitas logistik, bisnis, dan pariwisata. Sebagai pintu gerbang udara utama di Samarinda, APT Pranoto memiliki peran penting dalam mendukung lalu lintas penumpang, barang, hingga kunjungan wisata.

    “Kalau jalan ke bandara sering terhambat, siapa yang mau investasi atau berwisata ke daerah ini? Akses harus lancar dulu,” ucap politisi dari Fraksi PKS itu.

    Subandi juga menyoroti keterbatasan anggaran dan fasilitas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah II, yang bertugas menangani perawatan jalan di wilayah Samarinda, Kukar, dan Mahakam Ulu. Dari total anggaran sekitar Rp28 miliar, Rp10 miliar digunakan hanya untuk belanja BBM, sementara sisanya harus dibagi ke tiga kabupaten/kota.

    “Dengan anggaran yang segitu kecil, wajar kalau UPTD kesulitan mengerjakan pemeliharaan jalan secara maksimal. Peralatannya juga sangat terbatas, bahkan harus pinjam dari wilayah lain,” katanya.

    Sementara itu, jalan alternatif yang dirancang melewati Bayur dan Batu Besaung menuju bandara sebenarnya sudah masuk tahap pembebasan lahan. Namun, akibat efisiensi dan penyesuaian program prioritas dalam APBD, pelaksanaan fisik proyek tersebut dipending dan belum memiliki kepastian realisasi.

    “Rencana awalnya 2026 sudah bisa dilalui kendaraan. Tapi karena anggaran disesuaikan, pembangunan jalan itu ikut tertunda,” jelas Subandi.

    Dengan situasi tersebut, DPRD Kaltim mendorong Pemprov agar kembali menjadikan pembangunan akses ke bandara sebagai prioritas. Menurut Subandi, percepatan proyek tidak bisa ditunda terlalu lama mengingat urgensinya bagi kelancaran aktivitas masyarakat dan roda ekonomi.

    “Solusinya cuma satu, realisasi anggarannya harus diperjuangkan. Jangan sampai hanya karena efisiensi, infrastruktur strategis seperti ini jadi korban,” tutupnya.

    DPRD Kaltim Pembangunan Jalan Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    AminahSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Suara ngorok mungkin sudah dianggap biasa di banyak rumah. Ada yang menganggapnya…

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.