Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Soal Pramuka, Puji Bilang Sekolah Bebas Memilih
    DPRD Samarinda

    Soal Pramuka, Puji Bilang Sekolah Bebas Memilih

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali memperoleh sorotan atas kebijakannya dalam bidang pendidikan.

    Kali ini, keputusan yang jadi perbincangan adalah rencana untuk tidak mewajibkan ekskul Pramuka di sekolah.

    Keputusan memunculkan kontroversi, dengan beragam tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti yang memberikan pandangan terhadap rencana tersebut.

    Menurut Puji, keputusan Mendikbudristek tersebut memunculkan banyak pertanyaan, namun dia menilai bahwa pemerintah pasti memiliki alasan tersendiri. Ia menjelaskan bahwa konsep Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menentukan ekskul yang sesuai, bahkan tidak mewajibkan ekskul sama sekali.

    “Karena, ini Kurikulum Merdeka, jadi semua bisa. Sebenarnya ekskul harusnya bukan diwajibkan, tapi sukarela. Tinggal sekarang penguatan kalau memang Pramuka tetap dimasukkan,” ungkap Puji, Rabu (3/4/2024).

    Dia menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak, yang seharusnya lebih dari sekadar seragam dan kegiatan formal.

    Puji menyoroti pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, yang seharusnya tercermin dalam pembentukan karakter siswa.

    Dalam konteks Kurikulum Merdeka, Puji menegaskan bahwa keputusan ada di tangan sekolah dan siswa untuk memilih ekskul yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.

    “Pilihan ada pada sekolah dan siswa. Bagi yang ingin mengikuti Pramuka, fasilitas akan tetap ada. Namun bagi yang tidak, itu juga menjadi haknya,” tegas Puji.

    Meski demikian, Puji menyadari bahwa rencana perubahan kebijakan ini tidak akan terjadi tanpa kontroversi dan penolakan dari sebagian pihak. Namun, dia yakin bahwa dengan waktu, perubahan ini akan diterima dan menjadi hal yang biasa.

    Puji menekankan bahwa penghapusan kewajiban Pramuka di sekolah bukan berarti menghapus ekskul tersebut sama sekali, melainkan memberikan kebebasan kepada sekolah dan siswa untuk menentukan ekskul yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

    “Sebenarnya kan tidak wajib ya. Cuma kalau kata tidak wajib bagi orang Indonesia pasti beda pemahaman. Ini untuk berubah dari satu hal ini memang agak susah. Jadi, pasti ada penolakan dan itu biasa, nanti kan biasa lagi,” tandasnya.

    Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.