Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Soal Pramuka, Puji Bilang Sekolah Bebas Memilih
    DPRD Samarinda

    Soal Pramuka, Puji Bilang Sekolah Bebas Memilih

    Adit MustafaBy Adit MustafaApril 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali memperoleh sorotan atas kebijakannya dalam bidang pendidikan.

    Kali ini, keputusan yang jadi perbincangan adalah rencana untuk tidak mewajibkan ekskul Pramuka di sekolah.

    Keputusan memunculkan kontroversi, dengan beragam tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti yang memberikan pandangan terhadap rencana tersebut.

    Menurut Puji, keputusan Mendikbudristek tersebut memunculkan banyak pertanyaan, namun dia menilai bahwa pemerintah pasti memiliki alasan tersendiri. Ia menjelaskan bahwa konsep Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menentukan ekskul yang sesuai, bahkan tidak mewajibkan ekskul sama sekali.

    “Karena, ini Kurikulum Merdeka, jadi semua bisa. Sebenarnya ekskul harusnya bukan diwajibkan, tapi sukarela. Tinggal sekarang penguatan kalau memang Pramuka tetap dimasukkan,” ungkap Puji, Rabu (3/4/2024).

    Dia menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak, yang seharusnya lebih dari sekadar seragam dan kegiatan formal.

    Puji menyoroti pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, yang seharusnya tercermin dalam pembentukan karakter siswa.

    Dalam konteks Kurikulum Merdeka, Puji menegaskan bahwa keputusan ada di tangan sekolah dan siswa untuk memilih ekskul yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.

    “Pilihan ada pada sekolah dan siswa. Bagi yang ingin mengikuti Pramuka, fasilitas akan tetap ada. Namun bagi yang tidak, itu juga menjadi haknya,” tegas Puji.

    Meski demikian, Puji menyadari bahwa rencana perubahan kebijakan ini tidak akan terjadi tanpa kontroversi dan penolakan dari sebagian pihak. Namun, dia yakin bahwa dengan waktu, perubahan ini akan diterima dan menjadi hal yang biasa.

    Puji menekankan bahwa penghapusan kewajiban Pramuka di sekolah bukan berarti menghapus ekskul tersebut sama sekali, melainkan memberikan kebebasan kepada sekolah dan siswa untuk menentukan ekskul yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

    “Sebenarnya kan tidak wajib ya. Cuma kalau kata tidak wajib bagi orang Indonesia pasti beda pemahaman. Ini untuk berubah dari satu hal ini memang agak susah. Jadi, pasti ada penolakan dan itu biasa, nanti kan biasa lagi,” tandasnya.

    Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.