Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    Juni 7, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Sempat Vakum Dua Tahun, Erau Pelas Benua Guntung Kembali Digelar
    Daerah

    Sempat Vakum Dua Tahun, Erau Pelas Benua Guntung Kembali Digelar

    SeliBy SeliOktober 10, 2021Updated:Oktober 10, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Suasana proses adat Erau Pelas Benua Guntung kembali digelar di Kampung Adat Kutai, Kelurahan Guntung, Minggu (10/10/2021).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Angel – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Sempat vakum selama dua tahun, Erau Pelas Benua Guntung kembali digelar di Kampung Adat Kutai Kelurahan Guntung.

    Tahun ini hanya dua kegiatan proses adat yang digelar dalam Erau Pelas Benua Guntung yaitu proses adat Besawai dan Bepelas.

    Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Adat Kutai Bontang Abdul Hamid, serangkaian kegiatan proses dilakukan dengan sederhana lantaran pandemi Covid-19 masih melanda Kota Bontang.

    “Kita sempat terhenti selama dua tahun. Nah ini kembali kita laksanakan dengan sederhana, kita adakan selama empat hari terhitung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ucapnya saat ditemui usai kegiatan, Minggu (10/10/2021).

    Di momentum tersebut, Abdul Hamid menuturkan bahwa Besawai memiliki makna proses komunikasi dengan roh leluhur yang dilakukan oleh orang tua adat Kutai.

    Sementara itu, proses adat Bepelas dimaksudkan untuk bersih- bersih kampung dari makhluk jahat.

    “Jadi Besawai itu artinya komunikasi orang tua adat bersama roh leluhur yang tidak kedengaran. Tidak semua orang boleh tau proses komunikasi orang tua ada bersama dengan leluhur,” jelasnya.

    Lebih jauh, Abdul Hamid berharap agar budaya seperti ini dapat dilestarikan dan dijaga oleh generasi mendatang.

    “Kita harapkan itu dapat memberikan dampak positif di antaranya menjalin silaturahmi antarsesama kita,” harapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi proses adat yang tersedia, pihaknya juga usulkan dalam waktu dekat akan membentuk tim napak tilas sejarah Kutai di Kota Bontang.

    “Kita ambil keputusan ini untuk penghargaan terhadap leluhur dan sebagai upaya meluruskan sejarah Kutai yang masih simpang siur,” ucapnya.

    Tujuannya, ketika dibentuk tim napak tilas guna menghidupkan kembali sejarah, sehingga generasi mendatang dapat merasakan langsung bagaimana perjalanan terbentuknya Kota Bontang.

    “Dalam waktu dekat, insyaallah bulan depan akan kita seminarkan. Seperti replika kesultanan agar tidak keliru. Kita akan lakukan pertemuan bersama dengan tokoh- tokoh yang memiliki peran penting ya,” tandasnya.

    Sekadar informasi, ada 10 jenis upacara yang biasa dilakukan saat Erau Pelas Benua Guntung di antaranya Menjamu (Besawai) Benua, Bepelas Benua, Tempong Tawar, Belian Malam, Menyalakan Obor Brong, Mendirikan Rondong Ayu, Belian, Seluang Mudik dan Belimbur.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    JMSI Kaltim Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dinilai Masih Aman

    Maret 7, 2026

    JMSI Kaltim Dukung Rencana Pemblokiran Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Maret 7, 2026

    Ramadan Dimaknai sebagai Penguatan Kebersamaan dan SDM, MSI Group Siapkan Program Pengembangan Wartawan

    Maret 1, 2026

    Warga Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 M, Founder Sukri Institute Beri Komentar

    Februari 27, 2026

    Sukri: Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Wajar

    Februari 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berjalan dan…

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.