Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Jalanan Mengenyam Pendidikan
    Pendidikan

    Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Jalanan Mengenyam Pendidikan

    IraBy IraAgustus 4, 2026Updated:Agustus 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Palaran Samarinda masih dalam penyempurnaan pembangunan (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Konsep sekolah berasrama, mampu membuka akses pendidikan sekaligus menekan angka anak putus sekolah.

    Program Sekolah Rakyat Terintegrasi dua di Kota Samarinda, menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Termasuk anak jalanan, untuk kembali mengenyam pendidikan.

    Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Samarinda Arif Surochman mengatakan, pengalaman penyelenggaraan angkatan sebelumnya menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat telah menerima peserta didik yang berasal dari kalangan anak jalanan.

    “Tahun lalu juga ada yang berasal dari anak jalanan. Ini menjadi salah satu solusi bagi mereka,” ujarnya, di Samarinda, Senin, 3 Agustus 2026.

    Menurut Arif, penanganan anak jalanan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Selama ini Dinsos membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, ketua RT, guru. Hingga keluarga agar proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan anak-anak dapat kembali memperoleh hak pendidikan.

    Ia berharap, keberadaan Sekolah Rakyat semakin memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin maupun kelompok rentan lainnya yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal.

    Pada tahun ajaran 2026, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda menerima sekitar 270 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 222 siswa berasal dari Kota Samarinda, sementara 48 siswa lainnya berasal dari daerah sekitar, yakni Kutai Kartanegara, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara.

    Sementara itu, siswa angkatan pertama yang sebelumnya menempati sekolah rintisan dalam waktu dekat akan dipindahkan ke gedung baru setelah seluruh fasilitas dinyatakan siap digunakan.

    Arif mengakui, pada angkatan pertama terdapat beberapa siswa yang mengundurkan diri. Namun, jumlah tersebut relatif kecil dan menjadi bahan evaluasi pemerintah. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman.

    “Sekarang fasilitasnya jauh lebih baik. Saya pikir orang tua mana yang tidak bangga melihat sekolah seperti ini,” katanya.

    Ia juga mengingatkan, seluruh siswa agar tetap berhati-hati selama berada di lingkungan sekolah mengingat masih terdapat sejumlah pekerjaan penyelesaian di kawasan tersebut.

    Pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), salah seorang wali murid, Iin Indrawati, warga Pinang Seribu, Samarinda Utara, mengaku bersyukur kedua anaknya diterima di Sekolah Rakyat jenjang SMA.

    Diakui program tersebut, setelah adanya pendataan yang dilakukan ketua RT sebelum diarahkan ke kelurahan untuk mengikuti proses seleksi.

    “Senang dan bangga. Anak saya juga mau sekolah di sini. Harapan saya semoga mereka menjadi anak yang sukses dan pintar,” tuturnya.

    Pemkot Samarinda berharap, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Tetapi juga menjadi solusi jangka panjang, dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

     

    Anak Jalanan anak jalanan (anjal) Arif Surochman Dinsos Samarinda Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Tari Nusantara hingga Dayak, 30 Siswa SMK Medika Samarinda Ramaikan HUT TVRI

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran, Bantuan Pendidikkan Gratispol Rp3 Juta per Semester

    Agustus 22, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.