Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Sri Tegaskan Pentingnya Edukasi Cegah Bencana Alam Kepada Masyarakat
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Sri Tegaskan Pentingnya Edukasi Cegah Bencana Alam Kepada Masyarakat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Balikpapan – Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan bahwa kehadiran relawan tidak hanya aktif saat terjadi bencana alam tetapi juga pendekatan kepada masyarakat untuk mengedukasi guna mencegah terjadinya bencana alam.

    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni

    “Dengan edukasi aktif relawan mampu mengedukasi masyarakat bagaimana mencegah terjadi bencana dan apa langkah ketika terjadi bencana, serta apa upaya pascabencana,” kata Sekda Sri pada Minggu, (26/5/2024) saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Tahun 2024 di Hotel Horison Bandara Balikpapan.

    Menurut dia, setiap relawan harus mampu bagaimana mengaktivasi kesadaran penanganan terhadap bencana.

    “Saya yakin tiap-tiap daerah memiliki relawan dan aktif ketika ada bencana. Tapi ketika tidak ada bencana, jangan juga relawan ini pasif,” ungkapnya.

    Tidak hanya aktif saat terjadi bencana, Sekda Sri mengharapkan relawan mampu melakukan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat, termasuk membangun jejaring sesama relawan.

    Di antaranya relawan yang sudah mendapatkan pelatihan dan pendidikan BPBD, bisa membangun relawan baru di lingkungan masyarakat.

    “Sehingga dari jejaring relawan itu, kita mendapatkan kemudahan tempat yang bisa menjadi posko bencana,” jelasnya.

    Posko bencana ini, beber Sekda, akan menjadi pusat edukasi dan cegah tangkal bencana, meski hanya di lingkup rukun tetangga (RT) atau pun desa (kampung).

    Diperlukan optimalisasi peran relawan bencana dengan mengedukasi masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan perilaku dalam mencegah sekaligus mengantisipasi bencana.

    Tidak kalah pentingnya, menurut Sekda, para relawan selain mengedukasi masyarakat juga melibatkan secara aktif peran tokoh-tokoh masyarakat dan pelajar setempat dalam mengantisipasi bencana.

    “Perilaku itu penting. Kalau perilaku kita tidak ramah lingkungan, maka jangan menyesal kalau terjadi bencana,” pesannya.

    “Ke depan BPBD bersama relawan bisa terus aktif membangun sistem penanganan bencana berbasis masyarakat,” pungkasnya.

    Hal ini bertujuan agar ketika terjadi bencana, masyarakat tidak perlu khawatir dan harus menunggu relawan bencana yang resmi datang.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kaltim Agus Tianur melaporkan rakorda dihadiri Kepala Pelaksana BPBD dan relawan bencana kabupaten dan kota se-Kaltim dengan menghadirkan narasumber pejabat Kemendagri Evan Fardianto, pejabat Otorita IKN Josua Sinaga dan Sekretaris BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

    Hadir kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, pejabat Kodam VI Mulawarman, Polda Kaltim, Korem 091 ASN, Basarnas dan Kepala BMKG, mitra kerja BPBD dan pejabat BNPB.

    Bencana Alam BPBD Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.