Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Satgas PPKPT Polnes Tekankan Pencegahan Kekerasan dan Pembinaan Perilaku Mahasiswa
    Pendidikan

    Satgas PPKPT Polnes Tekankan Pencegahan Kekerasan dan Pembinaan Perilaku Mahasiswa

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 23, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Satgas PPKPT Polnes Samarinda, Siti Nurhasanah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Siti Nurhasanah menilai secara umum perilaku mahasiswa di lingkungan kampus menunjukkan banyak sisi positif.

    Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah dinamika yang memerlukan perhatian dan perbaikan bersama.

    Siti menjelaskan, dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas PPKPT masih menghadapi ketidaksinkronan pemahaman di kalangan sivitas akademika terkait peran dan fungsi satgas tersebut.

    “Banyak hal yang positif dari mahasiswa, tetapi memang ada juga yang perlu dikoreksi. Kadang keberadaan Satgas dipahami seolah hanya memantau hal-hal yang negatif,” ujar Siti pada Selasa, 23 Desember 2025.

    Menurutnya, fungsi utama Satgas PPKPT bukan semata-mata menangani kasus kekerasan, melainkan melakukan upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi di lingkungan kampus.

    “Lebih baik mencegah daripada menangani. Menangani itu berarti sudah ada kasus. Pencegahan justru jauh lebih penting,” katanya.

    Ia mengungkapkan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan tetap menjaga prinsip kerahasiaan. Kondisi tersebut, dinilai kerap menimbulkan anggapan bahwa Satgas tidak bekerja secara maksimal karena proses penanganannya tidak terlihat secara terbuka.

    “Kami bekerja dalam diam. Ada hal-hal yang memang tidak bisa kami ekspos sebelum semuanya benar-benar selesai dan tuntas,” jelasnya.

    Siti menambahkan, dalam beberapa penanganan sebelumnya, Satgas PPKPT telah memanggil lebih dari 12 orang untuk dimintai keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Seluruh proses tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kerahasiaan.

    Ia menegaskan, Satgas PPKPT tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan akhir terhadap suatu kasus. Peran Satgas terbatas pada pemanggilan pihak terkait, pengumpulan keterangan, serta pemberian rekomendasi kepada pimpinan kampus.

    “Kami hanya memberikan rekomendasi, apakah itu ringan, sedang, atau berat. Keputusan tetap berada di manajemen tertinggi kampus,” tegasnya.

    Siti juga menjelaskan, selama suatu persoalan masih ditangani oleh Satgas PPKPT, penanganannya berada dalam ranah internal kampus. Namun, apabila laporan telah masuk ke pihak kepolisian, maka hal tersebut berada di luar kewenangan Satgas.

    “Ketika sudah masuk ke ranah kepolisian, itu bukan kewenangan kami lagi dan berada di luar kendali Satgas,” ujarnya.

    Sebagai konteks kegiatan, Siti menilai pengukuhan Guru Besar di Polnes memberikan dampak positif bagi sivitas akademika.

    Menurutnya, capaian akademik tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen dan seluruh civitas kampus untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan.

    “Pengukuhan Guru Besar ini menjadi motivasi bersama agar kualitas akademik di Polnes terus meningkat,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026

    Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja

    April 14, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjawab Masalah, Disdikbud Kaltim Soroti Anak Putus Sekolah dan Rendahnya Kualitas Pendidikan

    April 14, 2026

    Pelatihan Jurnalistik Polnes Tak Sekadar Dasar, Fokus Cetak Jurnalis Siap Terjun

    April 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    Ratu ArifanzaApril 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu…

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026
    1 2 3 … 3,060 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.