Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Satgas PPKPT Polnes Tekankan Pencegahan Kekerasan dan Pembinaan Perilaku Mahasiswa
    Pendidikan

    Satgas PPKPT Polnes Tekankan Pencegahan Kekerasan dan Pembinaan Perilaku Mahasiswa

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 23, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Satgas PPKPT Polnes Samarinda, Siti Nurhasanah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Siti Nurhasanah menilai secara umum perilaku mahasiswa di lingkungan kampus menunjukkan banyak sisi positif.

    Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah dinamika yang memerlukan perhatian dan perbaikan bersama.

    Siti menjelaskan, dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas PPKPT masih menghadapi ketidaksinkronan pemahaman di kalangan sivitas akademika terkait peran dan fungsi satgas tersebut.

    “Banyak hal yang positif dari mahasiswa, tetapi memang ada juga yang perlu dikoreksi. Kadang keberadaan Satgas dipahami seolah hanya memantau hal-hal yang negatif,” ujar Siti pada Selasa, 23 Desember 2025.

    Menurutnya, fungsi utama Satgas PPKPT bukan semata-mata menangani kasus kekerasan, melainkan melakukan upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terjadi di lingkungan kampus.

    “Lebih baik mencegah daripada menangani. Menangani itu berarti sudah ada kasus. Pencegahan justru jauh lebih penting,” katanya.

    Ia mengungkapkan, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan tetap menjaga prinsip kerahasiaan. Kondisi tersebut, dinilai kerap menimbulkan anggapan bahwa Satgas tidak bekerja secara maksimal karena proses penanganannya tidak terlihat secara terbuka.

    “Kami bekerja dalam diam. Ada hal-hal yang memang tidak bisa kami ekspos sebelum semuanya benar-benar selesai dan tuntas,” jelasnya.

    Siti menambahkan, dalam beberapa penanganan sebelumnya, Satgas PPKPT telah memanggil lebih dari 12 orang untuk dimintai keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Seluruh proses tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kerahasiaan.

    Ia menegaskan, Satgas PPKPT tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan akhir terhadap suatu kasus. Peran Satgas terbatas pada pemanggilan pihak terkait, pengumpulan keterangan, serta pemberian rekomendasi kepada pimpinan kampus.

    “Kami hanya memberikan rekomendasi, apakah itu ringan, sedang, atau berat. Keputusan tetap berada di manajemen tertinggi kampus,” tegasnya.

    Siti juga menjelaskan, selama suatu persoalan masih ditangani oleh Satgas PPKPT, penanganannya berada dalam ranah internal kampus. Namun, apabila laporan telah masuk ke pihak kepolisian, maka hal tersebut berada di luar kewenangan Satgas.

    “Ketika sudah masuk ke ranah kepolisian, itu bukan kewenangan kami lagi dan berada di luar kendali Satgas,” ujarnya.

    Sebagai konteks kegiatan, Siti menilai pengukuhan Guru Besar di Polnes memberikan dampak positif bagi sivitas akademika.

    Menurutnya, capaian akademik tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen dan seluruh civitas kampus untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan.

    “Pengukuhan Guru Besar ini menjadi motivasi bersama agar kualitas akademik di Polnes terus meningkat,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Wawali Samarinda: Inovasi Harus Hadirkan Solusi, Bukan Sekadar Gagasan

    Agustus 6, 2026

    Mutasi KK Jadi Sorotan SPMB Samarinda, DPRD Dorong Mitigasi Sejak Kelas 5 SD

    Agustus 6, 2026

    Dikukuhkan 11 Agustus, FKUB Samarinda Siapkan Program Sekolah Kerukunan

    Agustus 5, 2026

    Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Jalanan Mengenyam Pendidikan

    Agustus 4, 2026

    Syaparuddin Dorong Sekolah Kerukunan untuk Perkuat Toleransi di Samarinda

    Agustus 3, 2026

    Jangan Tukar Masa Depan dengan Narkoba, Pesan DWP BNN untuk Generasi Muda

    Agustus 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Nur AjijahAgustus 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat,…

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Teknologi Modern Sulap Air Mahakam Jadi Samaqua AMDK Berkualitas

    Agustus 7, 2026

    Sekretaris Fraksi Golkar Kota Samarinda Arie Wibowo, Siap Kawal Musda Golkar Kota Samarinda

    Agustus 7, 2026
    1 2 3 … 3,264 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.