Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Persiapan Paskibraka Samarinda Terimbas Efisiensi, Fasilitas Latihan Dikurangi

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sani Bin Husain Minta Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget oleh Anak
    DPRD Samarinda

    Sani Bin Husain Minta Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget oleh Anak

    LarasBy LarasMei 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sani Bin Husain
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Beredar di dunia maya kumpulan video viral anak-anak usia sekolah dasar (SD) tengah mengamuk dan memukulkan smartphone di tangannya ke lantai akibat kalah bermain game online bernama Free Fire (FF).

    Luapan emosi agresif yang ditunjukkan anak tersebut merupakan efek ketidakmampuan anak dalam mengenali emosi dan mengekspresikan emosi marah secara tepat. Tetapi kondisi ini jelas sangat memprihatikan.

    Video ini sampai juga ke tangan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain yang menyampaikan kekhawatirannya kepada anak-anak yang kelak akan menjadi penerus bangsa ini.

    Menurut Sani, orang tua tidak semestinya memberikan dan membiarkan anak memegang smartphone secara leluasa tanpa pengawasan dan kontrol langsung.

    Tidak akan pernah diketahui apa saja yang dapat diakses anak-anak tersebut atau game-game yang tidak bermutu bagi anak mereka. Apalagi anak tidak dibekali cara mengontrol emosi mereka. Ini akan sangat berbahaya ke depan.

    “Saya miris juga melihat itu, kasihan, masih kecil, belum tahu apa-apa disodorkan HP. Anak-anak tahunya main, buka YouTube, salah-salah dia buka situs terlarang,” tegas Sani, (8/5/2024).

    Berbicara hal buruk, penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa kendali orang tua akan berbahaya terhadap emosi anak, bahaya kerusakan mata, kehilangan kemampuan sosial dan banyak lagi dampak pada kesehatan.

    Tetapi tidak dipungkiri bahwa menggeliatnya teknologi dan informasi di era serba cepat seperti saat ini membuat seluruh sektor berlomba-lomba menjangkau digitalisasi.

    Memperkenalkan anak kepada teknologi tidaklah salah, justru akan membuat mereka lebih cepat mengenal perkembangan di zaman mereka. Namun tentu saja penggunaan yang tidak tepat akan menjadi malapetaka bagi anak.

    Untuk itu, politikus PKS ini meminta pengawasan orang tua menjadi cara memanfaatkan sebuah teknologi bagi anak-anak dan tidak lupa meminta perlindungan kepada Allah SWT agar anak beserta keluarga mendapat keselamatan.

    “Memang pengawasan orang tua itu nomor satu, sudah pasti itu. Tapi sebagai manusia kita banyak kurangnya, jadi harus berdoa meminta perlindungan dari Allah,” pungkasnya.

    FF Game Online Sani Bin Husain
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Nur AjijahJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinkes Samarinda Ismid Kusasih menjelaskan, hingga Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota…

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Persiapan Paskibraka Samarinda Terimbas Efisiensi, Fasilitas Latihan Dikurangi

    Juli 16, 2026

    Manalu Dorong BBM Subsidi Hanya untuk Kendaraan Taat Pajak dan Layak Jalan

    Juli 16, 2026

    Mayoritas Jemaah Lansia, Istitha’ah Jadi Evaluasi Utama Haji 2026

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,217 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.