Insitekaltim, Samarinda – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia 2026 resmi digelar di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ajang bergengsi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Richard Tampubolon, dalam sambutannya menegaskan, Kejurnas bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi pembinaan atlet di daerah.
“Kejurnas ini menjadi bukti dari program latihan, pembinaan, serta prestasi yang telah dibangun. Harapannya, akan lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.
Ia juga mengapresiasi seluruh provinsi yang telah mengirimkan atlet terbaiknya, serta menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Tidak semua atlet bisa tampil di level ini. Maka jadikan kesempatan ini sebagai kebanggaan dan bertandinglah secara sportif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyampaikan, kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kaltim sebagai tuan rumah.
Menurutnya, Kejurnas ini merupakan investasi jangka panjang dalam membina generasi atlet muda, khususnya kategori junior dan kadet.
“Ini bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga ruang untuk mencetak bibit unggul yang akan menjadi tulang punggung daerah dan nasional di masa depan,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet untuk menjaga sikap, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sebagai identitas seorang atlet.
Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda diikuti oleh berbagai kontingen dari seluruh Indonesia, dengan melibatkan pelatih, ofisial, serta wasit yang diharapkan mampu menjaga jalannya pertandingan secara objektif.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga taekwondo di daerah.

