Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rudy Mas’ud Evaluasi APBD 2025: Serapan Belanja 86 Persen, Jembatan Mahulu Jadi Perhatian
    Diskominfo Kaltim

    Rudy Mas’ud Evaluasi APBD 2025: Serapan Belanja 86 Persen, Jembatan Mahulu Jadi Perhatian

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 5, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengungkapkan realisasi anggaran daerah tahun 2025 yang belum mencapai target maksimal dengan pendapatan daerah tercatat sebesar 93 persen dan serapan belanja masih berada di angka 86 persen.

    Rudy Mas’ud menjelaskan, berdasarkan hasil briefing dan penyampaian target kerja kepada seluruh kepala perangkat daerah di awal tahun, sisa kas daerah saat ini masih berada di kisaran Rp788 miliar.

    Ia menilai, capaian tersebut lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, meski serapan anggaran mengalami penurunan.

    “Pendapatan daerah kita 93 persen, belanja baru 86 persen. Sisa kas daerah sekitar Rp788 miliar. tahun ini lebih baik dari sebelumnya, tetapi serapan anggaran memang menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 91 persen,” uungkapnya, Senin, 5 Januari 2026.

    Menurut Rudy, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan serapan anggaran ke depan, salah satunya dengan mempercepat proses lelang kegiatan di awal tahun, meniru pola yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    “Kita akan lakukan lelang lebih awal sesuai regulasi, supaya kegiatan tidak tertinggal dan tidak banyak pergeseran anggaran seperti tahun kemarin,” katanya.

    Selain itu, ia menekankan pentingnya perencanaan yang lebih matang agar kejadian serupa di tahun sebelumnya tidak terulang. Rudy menilai insiden ponton yang menabrak Jembatan Mahulu merupakan dampak dari perencanaan yang belum maksimal.

    “Perencanaan harus lebih matang. Tahun kemarin itu seperti ditabrak-tabrak, bahkan ada dua ponton yang menabrak dan dibayar. Ini tidak boleh terulang,” tegasnya.

    Selain itu, Rudy Mas’ud juga memberikan atensi serius terhadap kondisi jembatan strategis yang menjadi jalur utama distribusi logistik di Kaltim. Ia menegaskan jembatan tersebut belum direkomendasikan untuk dilintasi sebelum sistem pengaman berupa fender terpasang.

    “Kami sangat tidak merekomendasikan jembatan ini dilewati sebelum fender dipasang. Fender itu satu-satunya pengaman utama bagi infrastruktur jembatan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, jembatan Mahulu merupakan satu-satunya akses penghubung utama distribusi barang dan logistik dari wilayah Samarinda Seberang dan Balikpapan menuju Samarinda Kota, Bontang, Kutai Kartanegara, hingga wilayah utara Kaltim. Sementara itu, Jembatan Mahakam dinilai sudah terlalu tua dan tidak memungkinkan untuk dilalui.

    “Pelabuhan kontainer ada di Samarinda Seberang. Kalau jembatan ini bermasalah, distribusi logistik ke Samarinda Kota, Bontang, Kukar, hingga Kutai Timur akan terganggu,” jelasnya.

    Rudy menambahkan, pemerintah daerah akan segera menggelar rapat lanjutan bersama pihak-pihak terkait untuk membahas langkah teknis penanganan jembatan tersebut, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

    “Kita akan rapatkan kembali hari ini dengan pihak terkait. Selanjutnya kita juga menunggu arahan dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan sistem digital untuk mendukung kebijakan Work…

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.