Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC
    Kesehatan

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuly 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Direktur RSUD AWS Mazniati (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Manajemen RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, terus membenahi fasilitas pelayanan yang ada dilingkungan rumah sakit, mulai dari kondisi AC hingga tempat ibadah.

    Ini untuk memastikan telah menindaklanjuti sejumlah keluhan pasien hemodialisis (HD), yang disampaikan langsung kepada Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat kunjungan kerja ke rumah sakit tersebut pada 23 Juni 2026.

    Dalam kunjungan Gubernur Kaltim ke RSUD AWS, seorang istri pasien hemodialisis mengeluhkan kondisi AC yang tidak berfungsi optimal. Sehingga pasien, harus bergantian menggunakan kipas angin.

    Selain itu, keluhan mengenai biaya parkir dan televisi di ruang pelayanan yang tidak berfungsi. Keluhan tersebut langsung mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit.

    Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD AWS, dr. Mazniati, mengatakan, keluhan utama yang disampaikan keluarga pasien berkaitan dengan kondisi ruang hemodialisis yang terasa panas. Akibat beberapa unit pendingin ruangan (AC), tidak berfungsi.

    Waktu kunjungan Gubernur, keluarga pasien mengeluhkan ruang HD yang panas karena ada beberapa AC yang rusak.

    “Saat itu memang kami sedang dalam proses persiapan pemindahan layanan ke Gedung Pandurata,” ujarnya diwawancarai insitekaltim di RSUD AWS, Rabu, 8 Juli 2026.

    Menurut Mazniati, perbaikan langsung dilakukan sehari setelah kunjungan tersebut. Pemasangan AC, baru bisa dikerjakan saat ruang hemodialisis tidak digunakan pasien.

    “Semuanya sudah selesai, termasuk penambahan AC dan musala,” katanya.

    Selain persoalan AC, pihak rumah sakit juga menindaklanjuti permintaan keluarga pasien terkait keberadaan musala yang lebih dekat dengan ruang hemodialisis.

    Selama ini keluarga pasien harus menunggu proses cuci darah, selama empat hingga enam jam. Sehingga membutuhkan tempat ibadah, yang mudah dijangkau tanpa harus meninggalkan area pelayanan.

    Selain itu, RSUD AWS juga akan mengevaluasi kapasitas ruang tunggu yang dinilai masih terbatas agar lebih nyaman bagi keluarga pasien.

    “Ruang tunggunya memang masih kecil, nanti akan kami carikan akses agar lebih nyaman,” ucapnya.

    Keluhan lain yang turut disampaikan kepada Gubernur menyangkut biaya parkir. Mazniati mengatakan pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan pengelola parkir yang dikelola pihak ketiga. Saat ini telah tersedia program keanggotaan khusus bagi pasien hemodialisis.

    Melalui skema tersebut, pasien pengguna sepeda motor dikenakan biaya Rp10 ribu untuk masa berlaku lima hari, sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp15 ribu untuk periode yang sama dengan akses keluar-masuk tanpa batas selama masa berlaku.

    Meski demikian, RSUD AWS masih akan membahas kemungkinan penerapan tarif harian yang dinilai lebih sesuai. Dengan jadwal terapi pasien hemodialisis yang umumnya dilakukan satu hingga dua kali dalam sepekan.

    “Nanti akan kami komunikasikan lagi dengan pihak ketiga apakah memungkinkan ada skema harian yang lebih meringankan pasien HD,” pungkasnya.

     

    dr. Mazniati Fasilitas Kesehatan RSUD AWS RSUD AWS Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026

    Aktif Jalani Pengobatan HIV, Masih 2.211 Orang Penderita di Samarinda

    July 24, 2026

    Setiap Risiko Tindakan Medis Harus Dijelaskan kepada Pasien

    July 23, 2026

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    July 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Nur AjijahJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul…

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026
    1 2 3 … 3,240 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.