Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim

    LarasBy LarasJanuari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana (tengah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa rokok kretek filter menjadi komoditas terbesar kedua yang berkontribusi terhadap garis kemiskinan di Kaltim, bahkan kalah dari beras.

    Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap pola konsumsi masyarakat yang berpotensi memperburuk kesejahteraan rumah tangga.

    Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa kontribusi makanan pada garis kemiskinan masih mendominasi dengan angka 70,74 persen, sementara barang bukan makanan hanya menyumbang 29,26 persen.

    “Konsumsi rokok kretek filter mencapai 10,40 persen, hampir mendekati kontribusi beras sebesar 18,03 persen,” ujarnya, Senin, 20 Januari 2025.

    Selama periode Maret hingga September 2024, garis kemiskinan Kaltim meningkat dari Rp833.955 menjadi Rp853.997 per kapita per bulan, atau naik sebesar 2,4 persen.

    Dengan rata-rata anggota rumah tangga 5-6 orang, kebutuhan dasar per rumah tangga di Kaltim kini mencapai Rp4,5 juta per bulan.

    Yusniar menggarisbawahi bahwa pengeluaran masyarakat untuk barang tidak mendesak, seperti rokok, menjadi salah satu faktor signifikan yang menekan anggaran kebutuhan pokok lainnya.

    “Pengeluaran untuk rokok berpotensi mengurangi alokasi belanja pada kebutuhan esensial seperti protein hewani atau pangan bergizi lainnya,” jelasnya.

    Kebiasaan konsumsi rokok, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah, dianggap mencerminkan kurangnya kesadaran terhadap pengelolaan keuangan yang efektif.

    Yusniar menambahkan bahwa konsumsi rokok cenderung bersifat adiktif, sehingga sulit dikendalikan meskipun penghasilan terbatas.

    “Hal ini menunjukkan perlunya edukasi terkait prioritas belanja rumah tangga, khususnya di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi,” tegasnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada penyediaan bantuan sosial, tetapi juga program edukasi finansial bagi masyarakat.

    Langkah-langkah seperti peningkatan literasi keuangan, kampanye bahaya rokok, hingga subsidi pangan yang lebih terarah dianggap penting untuk menekan kontribusi rokok dalam garis kemiskinan.

    “Konsistensi program edukasi dan pengawasan pola konsumsi masyarakat akan membantu mengurangi dampak jangka panjang dari pengeluaran pada barang yang tidak mendesak seperti rokok,” tutup Yusniar.

    BPS Kaltim Rokok Kretek Filter Yusniar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana penambahan modal sebesar Rp500 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)…

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026

    May Day Tanpa Demo di Samarinda, 80 Personel Polisi Disiagakan Amankan Kegiatan di Oda Etam

    April 30, 2026

    Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,083 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.