Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    Agustus 7, 2026

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Inflasi Kaltim Juli 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi di Antara Daerah Cakupan IHK

    Agustus 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim

    LarasBy LarasJanuari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana (tengah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa rokok kretek filter menjadi komoditas terbesar kedua yang berkontribusi terhadap garis kemiskinan di Kaltim, bahkan kalah dari beras.

    Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap pola konsumsi masyarakat yang berpotensi memperburuk kesejahteraan rumah tangga.

    Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa kontribusi makanan pada garis kemiskinan masih mendominasi dengan angka 70,74 persen, sementara barang bukan makanan hanya menyumbang 29,26 persen.

    “Konsumsi rokok kretek filter mencapai 10,40 persen, hampir mendekati kontribusi beras sebesar 18,03 persen,” ujarnya, Senin, 20 Januari 2025.

    Selama periode Maret hingga September 2024, garis kemiskinan Kaltim meningkat dari Rp833.955 menjadi Rp853.997 per kapita per bulan, atau naik sebesar 2,4 persen.

    Dengan rata-rata anggota rumah tangga 5-6 orang, kebutuhan dasar per rumah tangga di Kaltim kini mencapai Rp4,5 juta per bulan.

    Yusniar menggarisbawahi bahwa pengeluaran masyarakat untuk barang tidak mendesak, seperti rokok, menjadi salah satu faktor signifikan yang menekan anggaran kebutuhan pokok lainnya.

    “Pengeluaran untuk rokok berpotensi mengurangi alokasi belanja pada kebutuhan esensial seperti protein hewani atau pangan bergizi lainnya,” jelasnya.

    Kebiasaan konsumsi rokok, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah, dianggap mencerminkan kurangnya kesadaran terhadap pengelolaan keuangan yang efektif.

    Yusniar menambahkan bahwa konsumsi rokok cenderung bersifat adiktif, sehingga sulit dikendalikan meskipun penghasilan terbatas.

    “Hal ini menunjukkan perlunya edukasi terkait prioritas belanja rumah tangga, khususnya di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi,” tegasnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada penyediaan bantuan sosial, tetapi juga program edukasi finansial bagi masyarakat.

    Langkah-langkah seperti peningkatan literasi keuangan, kampanye bahaya rokok, hingga subsidi pangan yang lebih terarah dianggap penting untuk menekan kontribusi rokok dalam garis kemiskinan.

    “Konsistensi program edukasi dan pengawasan pola konsumsi masyarakat akan membantu mengurangi dampak jangka panjang dari pengeluaran pada barang yang tidak mendesak seperti rokok,” tutup Yusniar.

    BPS Kaltim Rokok Kretek Filter Yusniar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Inflasi Kaltim Juli 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi di Antara Daerah Cakupan IHK

    Agustus 7, 2026

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    BPS Minta Kaltim Antisipasi Dampak Kemarau terhadap Pasokan Komoditas

    Juli 14, 2026

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juli 12, 2026

    Wisman ke Kaltim Naik 20 Persen, Hunian Hotel Ikut Meningkat

    Juli 11, 2026

    Tak Sekadar Statistik, Hasil Sensus Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah

    Juli 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    R’syaAgustus 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan sekitar 3.000 Bendera Merah Putih…

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Inflasi Kaltim Juli 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi di Antara Daerah Cakupan IHK

    Agustus 7, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penataan Folder Air Hitam, Aktivitas Pedagang Tetap Didukung

    Agustus 7, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026
    1 2 3 … 3,265 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.