Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Reza : Tidak Masalah Jika Lockdown, Asal Pemerintah Siap Penuhi Kebutuhan Pokok
    DPRD Kaltim

    Reza : Tidak Masalah Jika Lockdown, Asal Pemerintah Siap Penuhi Kebutuhan Pokok

    AdminBy AdminMaret 30, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan menangani penyebaran corona virus disease (Covid-19). Banyaknya korban yang positif membuat beberapa daerah mulai menerapkan lockdown (karantina wilayah). Hal ini mengantisipasi semakin meluasnya masyarakat terpapar Covid-19.
    Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltim Akhmed Reza Pahlevi, dikonfirmasi via telepon selulernya, Senin(30/3/2020), menyampaikan tidak mudah bagi pemerintah mengambil keputusan melakukan lockdown.
    “Pro-kontra memahami lockdown memang menjadi ketakutan dan kepanikan tersendiri, baik di masyarakat maupun di pemerintahan,” ujarnya.
    Reza menjelaskan, jika memang harus mengambil keputusan melakukan lockdown, maka pemerintah harus siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat, seperti bahan pokok makanan, obat-obatan serta hal lain yang menunjang kebutuhan hidup.
    “Jangan sampai ketika keputusan lockdown diterapkan, namun tidak diimbangi fasilitas yang diberikan, karena tidak adanya aktivitas yang dilakukan,” ungkapnya.
    Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Dapil Kukar ini juga mengatakan, keputusan lockdown juga harus melihat dari segala sisi, misalnya ekonomi. “Saat ditetapkan 1 daerah lockdown maka tidak akan ada perputaran ekonomi, ini akan berdampak pada masyarakat, baik menengah kebawah, tengah hingga keatas, semua akan menerima dampaknya,” terangnya.
    Ia membeberkan, tidak masalah jika dilakukan lockdown untuk mengantisipasi pencegahan Covid-19, namun seperti pengiriman barang kebutuhan pokok harus tetap dibuka dan diterima. Hanya saja prosedur dalam penyeterilan misalnya kedatangan barang, harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
    “Saya berharap pemerintah bisa mengambil keputusan yang tepat didalam penanganan Covid-19 ini, serta antara pemerintah dan masyarakat harus saling bahu membahu menangani penyebaran virus corona ini,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.