Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Rawan Pungli dan Berbelit, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Jemput Bola Urus Sertifikat Warga
    DPRD Kaltim

    Rawan Pungli dan Berbelit, DPRD Kaltim Minta Pemerintah Jemput Bola Urus Sertifikat Warga

    SittiBy SittiAgustus 1, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Lambannya proses legalisasi lahan dan sertifikasi aset daerah dinilai menjadi salah satu penyebab utama konflik agraria di Kalimantan Timur (Kaltim). DPRD Kaltim mendesak pemerintah provinsi agar mempercepat pelayanan sertifikat, sekaligus menekan potensi pungutan liar yang masih dikeluhkan warga.

    Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin menyebut pengurusan sertifikat lahan kerap dikeluhkan masyarakat karena rumit, mahal, dan rawan pungli. Ia menyoroti perlunya sistem pelayanan yang lebih aktif dan berpihak kepada masyarakat, terutama melalui pendekatan jemput bola ke kawasan-kawasan pelosok.

    “Selama ini warga menganggap pengurusan sertifikat itu sulit, mahal, bahkan rawan pungutan liar. Pemerintah harus lebih aktif mendekat ke masyarakat dan memberikan pendampingan,” ujar Salehuddin belum lama ini.

    Menurut politisi asal Kutai Kartanegara itu, pemerintah daerah, terutama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan OPD terkait, perlu meningkatkan sosialisasi dan pendampingan hukum bagi warga. Ia menegaskan bahwa solusi tak cukup hanya lewat regulasi, melainkan melalui tindakan konkret di lapangan.

    “Jangan hanya mengandalkan regulasi. Yang dibutuhkan adalah kehadiran negara yang mampu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Jemput bola, bantu warga yang kesulitan akses,” katanya.

    Ia juga mengingatkan bahwa lambannya sertifikasi aset milik pemerintah berdampak pada hambatan investasi dan pembangunan berkelanjutan. Sertifikat menjadi dasar hukum penting yang menjamin kepastian dan perlindungan hak, baik bagi pemerintah maupun masyarakat.

    “Kalau mau pembangunan Kaltim berjalan lancar dan berkelanjutan, maka penyelesaian konflik lahan harus jadi prioritas dan dilakukan secara adil serta bermartabat,” sebutnya.

    DPRD Kaltim mendorong pemerintah untuk memperluas cakupan program legalisasi tanah, termasuk lahan transmigrasi, permukiman warga adat, dan kawasan pesisir yang selama ini masih terabaikan. Salehuddin berharap ada sinergi antarlembaga agar layanan pertanahan menjadi lebih responsif dan bersih.

    “Perlu sinergi aktif antarinstansi, penyederhanaan birokrasi, dan pengawasan ketat agar pungli tidak lagi jadi momok dalam pengurusan tanah,” tambahnya.

    BPKAD OPD pungli Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Tanah Pemkot Samarinda Masih Dalam Proses Sertifikasi, BPKAD Percepat Sertifikasi 1.700 Aset

    Juli 1, 2026

    Ungkap 3 Temuan Krusial di BPKAD, DPRD Beberkan Utang Daerah Bengkak Rp600 Miliar

    Juli 1, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan efisiensi menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran…

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.