Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Rapak Dalam Krisis Lahan Pemakaman, Warga Terpaksa Berbagi Liang Lahat
    DPRD Kaltim

    Rapak Dalam Krisis Lahan Pemakaman, Warga Terpaksa Berbagi Liang Lahat

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sunyi seketika terasa mengusik, bukan dari bisik angin atau langkah pelayat, tapi dari kekhawatiran yang dalam: tempat peristirahatan terakhir di TPU Rapak Dalam kini semakin penuh, bahkan meluap. Warga setempat menghadapi dilema besar-saat pemakaman yang semestinya menjadi penghormatan akhir, kini terbentur oleh keterbatasan lahan yang kian kritis.

    Ketika liang lahat di TPU tersebut mulai digunakan lebih dari satu jenazah, keluarga yang berduka pun terpaksa menelan pil pahit. Di tengah kecemasan ini, Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Samarinda Andi Satya Adi Saputra, datang mendengarkan keresahan warga dan berjanji memperjuangkan solusi cepat.

    Rasa haru tak hanya muncul dari perpisahan terakhir, tetapi juga dari keprihatinan yang menghantui para keluarga. Keterbatasan TPU telah mengganggu ketenangan yang diharapkan di tempat peristirahatan terakhir ini. Dengan kondisi yang tidak lagi memadai, warga harus menghadapi pilihan yang sulit dan terbatas.

    “Masyarakat mengungkapkan bahwa TPU yang ada sudah penuh, dan kami memahami pentingnya penyediaan tempat pemakaman yang layak,” ujar Andi Satya usai Reses di RT-3 Rapak Dalam, Samarinda Seberang, Rabu (6/11/2024). Ia menegaskan, pemerintah perlu turun tangan dengan segera.

    Meski persoalan TPU ini ada di bawah tanggung jawab pemerintah kota, politikus Partai Golkar itu juga akan mengupayakan agar pemerintah provinsi juga terlibat. Penyediaan lahan pemakaman bukan hanya tentang menambah luas tanah, tetapi juga tentang memenuhi kebutuhan masyarakat dengan penuh martabat.

    “Ketersediaan lahan TPU yang cukup adalah kebutuhan mendesak. Saya akan terus memperjuangkan agar pemerintah bisa menyediakan lahan yang cukup untuk pemakaman yang layak bagi masyarakat,” tegas Andi Satya.

    Dengan mata terbuka akan kondisi ini, Andi Satya berharap pemerintah kota dan provinsi dapat berkolaborasi mencari lahan tambahan yang memadai. Menurutnya, TPU yang layak dan terjaga adalah bentuk penghormatan terakhir bagi warga. Krisis TPU ini bukan hanya masalah tanah, tetapi cerminan dari hak asasi dan pelayanan yang patut diperhatikan.

    Harapan masyarakat Rapak Dalam kini menggantung pada keseriusan pemerintah menangani isu ini. Mereka menantikan TPU yang layak, sehingga kepergian anggota keluarga tercinta dapat diiringi dengan penghormatan yang sepantasnya, tanpa terbentur keterbatasan lahan.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim TPU Rapak Dalam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Fender Jembatan Mahakam Habis Ditabrak Dua Kali, DPRD Kaltim Targetkan Perbaikan Rampung November

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyempitan pembuluh darah merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena prosesnya dapat berlangsung…

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,358 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.