Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Puluhan Peserta Mancanegara Ikut Belajar Tari Jepen
    Kaltim

    Puluhan Peserta Mancanegara Ikut Belajar Tari Jepen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya pelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) ke mata dunia kembali digencarkan. Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Workshop Tari Jepen dalam rangkaian East Borneo International Folklore Festival (EIBFF) 2025 di Swiss-Belhotel Samarinda, Minggu, 27 Juli 2025.

    Koordinator Pentas Seni EIBFF 2025 Alvionita Budiaris menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai negara serta beberapa provinsi di Indonesia. Workshop yang dipusatkan pada Tari Jepen—tarian khas suku Kutai di pesisir Kaltim—merupakan bagian dari persiapan penampilan kolaboratif di malam penutupan festival.

    “Seluruh peserta akan tampil bersama-sama dalam Tari Jepen di akhir acara. Bahkan kami berharap para penonton dan tamu undangan, termasuk pejabat yang hadir, bisa ikut menari bersama sebagai simbol persatuan dan keberagaman budaya,” kata Alvionita.

    Tarian Jepen yang diajarkan dalam workshop ini memiliki gerakan dasar yang mudah diikuti. Menurut Alvionita, gerakan-gerakan seperti hormat/pembuka, jalan, samba, samba setengah, samba penuh, dan ayun anak dapat dipelajari dengan cepat, bahkan oleh peserta dari luar negeri sekalipun.

    “Karena bentuk geraknya simpel, tapi tetap dinamis dan menggambarkan semangat kebersamaan, kami percaya semua peserta bisa mengikutinya tanpa kesulitan,” jelasnya.

    Pendiri Yayasan Gubang Kutai Kartanegara Hariansyah yang bertindak sebagai instruktur utama dalam workshop, menjelaskan bahwa Tari Jepen merupakan hasil akulturasi budaya Melayu yang berkembang di pesisir Kalimantan Timur.

    “Jepen ini salah satu identitas seni tradisional yang sangat kuat di masyarakat pesisir Kaltim. Karena itu kami ingin memperkenalkannya lebih luas, tidak hanya secara lokal tetapi juga global,” ujar Hariansyah.

    Sebagai bentuk persiapan, panitia telah mengirimkan video tutorial gerakan dasar Tari Jepen kepada seluruh peserta sejak sebelum acara. Dengan begitu, peserta sudah punya gambaran dan bisa lebih fokus pada penyempurnaan saat pelatihan langsung.

    “Dengan latar belakang mayoritas peserta sebagai penari profesional dari berbagai negara, pelatihan ini bisa berjalan efektif. Mereka cukup cepat menangkap materi, dan justru banyak bertanya soal makna tiap gerakan,” tambahnya.

    Tarian massal yang akan ditampilkan memiliki durasi sekitar lima hingga sepuluh menit. Namun durasi tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan panggung di malam penutupan.

    Hariansyah mengungkapkan keinginan untuk membuat kegiatan ini lebih besar di masa mendatang. Bahkan ia berencana mengusulkan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) apabila kegiatan ini kembali dilaksanakan tahun depan.

    “Bayangkan kalau tahun depan kita bisa menghadirkan seribu orang dari berbagai negara menari Jepen bersama. Ini bukan hanya promosi budaya, tapi juga pembuktian bahwa seni tradisional kita layak dibanggakan secara global,” tegasnya.

    Workshop ini bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi juga bentuk nyata diplomasi budaya Indonesia, khususnya Kalimantan Timur, ke kancah internasional. Dengan semangat kebersamaan dan cinta budaya, Jepen pun menari menuju panggung dunia.

    Alvionita Budiaris EBIFF 2025 Hariansyah Tari Jepen
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026

    Gubernur Sebut PLTA Long Bagun Investasi Masa Depan, Rp13 Triliun Disiapkan Bangun Pusat Energi Baru

    Mei 25, 2026

    90 Ribu Kuota Tersisa Hingga Juni, Harum Ingatkan Mahasiswa Segera Daftar Gratispol

    Mei 24, 2026

    Didesak Mundur, Rudy Mas’ud Dukung DPRD Gunakan Hak Angket

    Mei 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.