Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Diduga Terhubung Bandar Besar, Eks Kasat Narkoba Kubar Jalani Proses Pidana dan Etik

    Mei 18, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis

    Mei 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Puluhan Peserta Mancanegara Ikut Belajar Tari Jepen
    Kaltim

    Puluhan Peserta Mancanegara Ikut Belajar Tari Jepen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya pelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) ke mata dunia kembali digencarkan. Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Workshop Tari Jepen dalam rangkaian East Borneo International Folklore Festival (EIBFF) 2025 di Swiss-Belhotel Samarinda, Minggu, 27 Juli 2025.

    Koordinator Pentas Seni EIBFF 2025 Alvionita Budiaris menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai negara serta beberapa provinsi di Indonesia. Workshop yang dipusatkan pada Tari Jepen—tarian khas suku Kutai di pesisir Kaltim—merupakan bagian dari persiapan penampilan kolaboratif di malam penutupan festival.

    “Seluruh peserta akan tampil bersama-sama dalam Tari Jepen di akhir acara. Bahkan kami berharap para penonton dan tamu undangan, termasuk pejabat yang hadir, bisa ikut menari bersama sebagai simbol persatuan dan keberagaman budaya,” kata Alvionita.

    Tarian Jepen yang diajarkan dalam workshop ini memiliki gerakan dasar yang mudah diikuti. Menurut Alvionita, gerakan-gerakan seperti hormat/pembuka, jalan, samba, samba setengah, samba penuh, dan ayun anak dapat dipelajari dengan cepat, bahkan oleh peserta dari luar negeri sekalipun.

    “Karena bentuk geraknya simpel, tapi tetap dinamis dan menggambarkan semangat kebersamaan, kami percaya semua peserta bisa mengikutinya tanpa kesulitan,” jelasnya.

    Pendiri Yayasan Gubang Kutai Kartanegara Hariansyah yang bertindak sebagai instruktur utama dalam workshop, menjelaskan bahwa Tari Jepen merupakan hasil akulturasi budaya Melayu yang berkembang di pesisir Kalimantan Timur.

    “Jepen ini salah satu identitas seni tradisional yang sangat kuat di masyarakat pesisir Kaltim. Karena itu kami ingin memperkenalkannya lebih luas, tidak hanya secara lokal tetapi juga global,” ujar Hariansyah.

    Sebagai bentuk persiapan, panitia telah mengirimkan video tutorial gerakan dasar Tari Jepen kepada seluruh peserta sejak sebelum acara. Dengan begitu, peserta sudah punya gambaran dan bisa lebih fokus pada penyempurnaan saat pelatihan langsung.

    “Dengan latar belakang mayoritas peserta sebagai penari profesional dari berbagai negara, pelatihan ini bisa berjalan efektif. Mereka cukup cepat menangkap materi, dan justru banyak bertanya soal makna tiap gerakan,” tambahnya.

    Tarian massal yang akan ditampilkan memiliki durasi sekitar lima hingga sepuluh menit. Namun durasi tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan panggung di malam penutupan.

    Hariansyah mengungkapkan keinginan untuk membuat kegiatan ini lebih besar di masa mendatang. Bahkan ia berencana mengusulkan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) apabila kegiatan ini kembali dilaksanakan tahun depan.

    “Bayangkan kalau tahun depan kita bisa menghadirkan seribu orang dari berbagai negara menari Jepen bersama. Ini bukan hanya promosi budaya, tapi juga pembuktian bahwa seni tradisional kita layak dibanggakan secara global,” tegasnya.

    Workshop ini bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi juga bentuk nyata diplomasi budaya Indonesia, khususnya Kalimantan Timur, ke kancah internasional. Dengan semangat kebersamaan dan cinta budaya, Jepen pun menari menuju panggung dunia.

    Alvionita Budiaris EBIFF 2025 Hariansyah Tari Jepen
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis

    Mei 17, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Soroti Legalitas hingga Dugaan Nepotisme, Advokat Kaltim Siap Gugat TAGUPP ke PTUN

    Mei 12, 2026

    Dinsos Kaltim Lakukan Ground Check Bagi Penerima PBI BPJS Dinonaktifkan

    Mei 11, 2026

    Seleksi Paskibraka Kaltim 2026 Makin Ketat, 40 Peserta Terbaik, Tanpa Jatah Daerah

    Mei 4, 2026

    Seleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Junjung Tinggi Integritas dan Tanpa Nepotisme

    Mei 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Diduga Terhubung Bandar Besar, Eks Kasat Narkoba Kubar Jalani Proses Pidana dan Etik

    SittiMei 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dugaan keterlibatan mantan Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat (Kubar) Deky Jonathan Sasiang…

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis

    Mei 17, 2026

    Mengurai Benang Kusut Mitos Kesehatan: Panduan Hidup Sehat Tanpa Cemas Ala dr Tirta

    Mei 17, 2026

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026
    1 2 3 … 3,095 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.