Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Argentina Bangkit di Menit Akhir, Spanyol Menanti di Final

    Juli 16, 2026

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Produksi Garam Sendiri, Nelayan di Bontang Tak Perlu Beli Garam di Luar Daerah
    Diskominfo Bontang

    Produksi Garam Sendiri, Nelayan di Bontang Tak Perlu Beli Garam di Luar Daerah

    MartinusBy MartinusNovember 8, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Yuli – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Bontang -Tidak hanya terkenal dengan kota industri, Kota Bontang juga terkenal dengan hasil laut. Salah satunya industri Garam Krosok, yang akan diproduksi dengan metode Tunnel.Metode tersebut merupakan bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPPP) Bontang, Aji Erlynawati meyebutkan bahwa, program usaha pemberdayaan garam ini tidak terlalu menekan biaya, dengan proses yang tidak rumit. yaitu air laut dari tandon, lalu dialirkan ke kotak tambak untuk proses penuaan air sampai kadar tertentu untuk dialirkan ke kotak tambak, untuk pembentukan kristalisasi garam.

    “Dari setiap unit rangkaian Tunnel, ada 4 kotak tambak yang menghasilkan kristal garam atau Garam Krosok,” ujarnya.

    Dirinya berharap nantinya bisa memproduksi satu ton garam perminggunya atau empat ton dalam sebulan. Bila harga Garam Krosok Rp 10 ribu perkilogram, maka akan menghasilkan Rp 40 juta perbulannya. Kebutuhan Garam Krosok perbulannya di Bontang mencapai 10 ton perbulan atau 120 ton pertahun.

    “Biasanya masyarakat ambil dari Sulawesi 1 bulan 10 ton, setahun 120 ton lumayan kalau bisa penuhi dari kita sendiri sekilo nya Rp10.000 saya rasa tidak terpaut mahal, hanya saja hasilnya tergantung cuaca jika panas bisa cukup menguntungkan,”ujarnya.

    Menurutnya, laut di Bontang cocok untuk produksi Garam Krosok, sehingga menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bontang, selain itu para nelayan atau warga yang memperoduksi ikan asin tidak perlu lagi membeli garam diluar daerah.

    “Nantinya kita akan bentuk petani garam di Bontang” jelasnya.

    Lebih lanjut, Garam Krosok banyak diperlukan oleh pengusaha ikan, juga pabrik es batu. Pasalnya, garam tersebut sebagai pengawet ikan dan juga es batu.

    “Kita akan upayakan agar di Kota Bontang tidak membeli garam dari luar,” pesannya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Argentina Bangkit di Menit Akhir, Spanyol Menanti di Final

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Inggris…

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.