Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Poniso Suryo: TPPS Kutim Galakan Pentingnya Posyandu Ke Masyarakat
    Advertorial

    Poniso Suryo: TPPS Kutim Galakan Pentingnya Posyandu Ke Masyarakat

    SeliBy SeliDesember 7, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Angka stunting Kabupaten Kutai Timur masih cukup tinggi mencapai 27,5 persen. Angka ini menjadikan Kutim tertinggi di Kaltim.

    Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim galakan pentingnya posyandu.

    Ia menjelaskan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kutim sudah dibentuk dari tingkat kabupaten, kecamatan serta desa/kelurahan. Bahkan tak tanggung-tanggung Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana membentuk tim pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.

    “Dengan tim percepatan yang yang sudah dibentuk saya minta galakan posyandu,” jelasnya kepada Insitekaltim, Rabu (7/12/2022).

    Tidak hanya sebatas galakan posyandu, Poniso Suryo juga meminta camat, lurah dan kepala desa untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan posyandu. Serta menghimbau kepada masyarakat khususnya keluarga yang memiliki bayi dan balita untuk ke posyandu.

    Menurutnya, posyandu merupakan tempat pemantauan tumbuh kembang anak dari segi kesehatan dan gizi anak, termasuk kesehatan ibu hamil. Namun masih banyak yang belum menyadari pentingnya posyandu.

    “Yang punya balita malas ke posyandu atau ke puskesmas, sehingga tidak terpantau kesehatan anaknya. Ketika sakit baru mencari tempat perawatan, sampai di rumah sakit baru tahu anaknya terkena gizi buruk,” ujarnya.

    Oleh karena itu, gerakan yang efektif adalah tim percepatan penurunan stunting harus menggalakan ajakan untuk bersama-sama ke posyandu. Agar ketika ada indikasi stunting, segera ada tindakan lanjutan seperti pemberian nutrisi tambahan dan lainnya oleh pemerintah.

    “Ini yang sederhana yang bisa dilakukan, termasuk sosialisasi gizi yang baik itu seperti apa untuk masyarakat,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Isu pengalihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dari Bank Pembangunan…

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.