Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Poniso Minta BPBD Kutim Petakan Kebutuhan Sarana Penanganan Bencana Kecamatan
    Diskominfo Kutim

    Poniso Minta BPBD Kutim Petakan Kebutuhan Sarana Penanganan Bencana Kecamatan

    SeliBy SeliMei 24, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Aset Progam Dal-Karhutla di Kecamatan-kecamatan Wilayah Kabupaten Kutim di Gedung Serba Guna (GSG) Kutim, Rabu (24/5/2023).

    Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dari 18 kecamatan se-Kabupaten Kutim.

    Saat membuka kegiatan, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kutim Poniso Suryo Renggono meminta BPBD Kutim menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin tahunan untuk mengukur pemanfaatan dan penggunaan aset dalam penanganan bencana baik kecamatan maupun desa baik aset pemerintah pusat maupun daerah.

    Lewat rapat evaluasi pengelolaan aset Dal-Karhutla, BPBD Kutim harus bisa memetakan kebutuhan setiap daerah, sebab dalam penanganan kebakaran ada keterlibatan masyarakat yang tergabung dalam organisasi masyarakat peduli api.

    Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan diperlukan sarana dan prasarana penunjang mulai dari kendaraan pemadaman kebakaran, seragam dan peralatan perlengkapan lainnya.

    “Peralatan-peralatan ini sangat diperlukan di daerah. Ketika terjadi musibah penanganan kebakaran tidak mungkin secara manual maka BPBD harus bisa petakan kebutuhan-kebutuhan itu, bukan berdasarkan keinginan,” kata Poniso Suryo Renggono.

    Hasil pemetaan kebutuhan akan menjadi bahan dan program pengajuan BPBD Kutim di APBD Kutim 2024.

    “Hasil dari evaluasi apa-apa yang kurang, silakan BPBD usulkan sebagai program dalam APBD tahun depan dan tidak bertentangan dengan regulasi,” jelasnya.

    Dalam penanganan kebakaran, pemerintah baik pusat maupun daerah telah memberikan fasilitas kendaraan, namun yang menjadi kendala saat ini oleh BPBD Kutim adalah pemeliharaan kendaraan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

    Poniso Suryo mengatakan pemeliharaan kendaraan operasional dari pemerintah pusat harus bersumber dari APBN sehingga menjadi kendala bagi daerah untuk memberikan anggaran pemeliharaan.

    “Kendaraan dari pusat harus dari APBN. Akan bertentangan jika diberikan oleh APBD,” jelasnya.

    Meski demikian, pihaknya akan memikirkan opsi lain dalam membantu penganggaran perawatan kendaraan yang diberikan pemerintah pusat lewat koordinasi ke kementerian terkait.

    APBD APBN BPBD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.