Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi
    Politik

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kaltim, Salehuddin saat ditemui awak media usai kegiatan.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti potensi pengurangan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang berasal dari hasil reses anggota. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin menegaskan meskipun ada penyesuaian akibat kondisi anggaran, substansi aspirasi masyarakat tidak boleh dihilangkan.

    Salehuddin menjelaskan, total 161 usulan pokir yang dihimpun DPRD merupakan representasi langsung dari aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum sepenuhnya diakomodasi secara rinci oleh pemerintah provinsi.

    “161 itu mewakili aspirasi masyarakat. Tapi memang belum semuanya diakomodir secara detail oleh pemprov. Saat ini masih dalam proses komunikasi,” ujarnya usai mengikuti rapat komisi di Kantor DPRD Provinsi Kaltim di Jalan Teuku Umar Kota Samarinda pada Kamis, 2 April 2026.

    Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pimpinan DPRD akan melakukan pembicaraan dengan pihak eksekutif untuk memastikan usulan tersebut tetap bisa masuk dalam perencanaan pembangunan daerah, meskipun kemungkinan terjadi pengurangan jumlah program.

    “Kalaupun ada pengurangan yang penting substansinya tidak hilang. Aspirasi masyarakat harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

    Menurutnya, komunikasi antara DPRD dan pemerintah provinsi menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama terkait janji kepada masyarakat saat reses.

    “Jangan sampai kita sudah menyampaikan ke masyarakat, tapi ternyata tidak bisa diakomodir. Itu sama saja kita tidak jujur kepada masyarakat,” katanya.

    Salehuddin juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pokir DPRD dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Ia menyebut, tidak semua usulan masyarakat dapat langsung direalisasikan, karena harus disesuaikan dengan kewenangan pemerintah provinsi serta kemampuan anggaran.

    “Harus beriringan antara pokir dan RKPD. Kita juga tidak bisa memaksakan semua usulan masuk, karena ada batasan kewenangan dan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

    Selain itu, ia mengingatkan beberapa usulan masyarakat sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sehingga tidak bisa dipaksakan masuk dalam program provinsi.

    Di tengah kondisi keuangan daerah yang disebut tidak dalam kondisi ideal, DPRD tetap mendorong agar aspirasi masyarakat yang bersifat prioritas tetap menjadi perhatian utama.

    “Kita paham kondisi anggaran. Tapi aspirasi masyarakat yang penting tetap harus diperjuangkan, tentu dengan penyesuaian dan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.