Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    July 28, 2026

    Adu Mulut Andi Cobra dan Jhon Panaskan Perebutan Sabuk ICB

    July 28, 2026

    Operasional BLUD Jadi Prioritas, Anggaran Kesehatan Kaltim Diusulkan Naik

    July 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Petani Keluhkan Harga Jual Karet, Disbun Kutim Bangun Kerja Sama dengan MKC
    Advertorial

    Petani Keluhkan Harga Jual Karet, Disbun Kutim Bangun Kerja Sama dengan MKC

    SeliBy SeliNovember 21, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Petani karet di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) keluhkan harga jual karet ke pengepul rendah, hanya berkisar Rp 6000 hingga Rp 7000 per kilogram. Oleh karena itu, Dinas Perkebunan Kutim mencoba membangun kerja sama dengan salah satu pabrik karet yang ada di Kalimantan.

    Perusahaan tersebut tidak lain adalah Multi Kusuma Cemerlang (MKC) perusahaan besar, produsen ban asal Prancis yang ada di Palaran.

    Kepala Dinas Perkebunan Kutim Sumarjana mengatakan dari hasil komunikasi yang di bangun, MKC siap menerima hasil karet dari Kalimantan Timur khususnya Kutim, namun harus mengikuti standar industri yang ditetapkan.

    Untuk memahami standar yang ditetapkan, Dinas Perkebunan Kutim secara bertahap melakukan bimbingan teknis (bimtek) untuk mempelajari bagaimana standar SNI perusahaan.

    Selanjutnya pengetahuan tersebut disalurkan ke petani karet tentang bagaimana mengolah karet disebut agar kadar air atau tingkat kekeringannya di atas 70 persen yang berpengaruh pada peningkatan harganya jual.

    “Padahal karet petani Kutai Timur itu hanya sekitar kadar air nya 60 persen . Ini yang membuat harga karet murah. Namun, kalau di press dan dianginkan selama seminggu atau dua minggu harganya bisa meningkat,” jelasnya, Senin (21/11/2022).

    Bimtek petani karet akan dilakukan yang dihimpun Unit Pengelolaan Pemasaran Bokar (UPPB). Disini, petani akan dilatih berbagai cara dan teknik, mulai dari penggumpalan karet, hingga penurunan kadar air dan sebagainya.

    Setelah itu, UPPB akan melakukan sejumlah kesepakatan dengan petani karet terkait harga, trasnportasi dan pembiayaan lainnya.

    “Setidaknya harga karetnya harus terkoreksi meningkat antara Rp 8000 hingga Rp 10.000,”tegasnya.

    Ia pun berharap, setelah pemantapan bimtek, petani karet tahu tata cara teknis pengeringan agar karet yang dijualnya sesuai standar SNI. Dengan demikian kerja sama dengan PT MKC bisa berjalan baik dan menjadi solusi terhadap pemasaran karet yang ada di Kutai Timur.

    “Ini langkah pertama yang kita lakukan, harapannya bisa disegerakan dan apa yang diinginkan petani karet tercapai,”tandasnya.

    Untuk diketahui, Kabupaten Kutai Timur mempunyai 19 ribu hektare tanaman karet, dimana 9 ribu hektare tanaman karet itu milik perusahaan. Sementara sisanya, sekitar 10 ribu hektare adalah milik masyarakat

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    R’syaJuly 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri meminta pengusaha BBM dan jajaran DPC…

    Adu Mulut Andi Cobra dan Jhon Panaskan Perebutan Sabuk ICB

    July 28, 2026

    Operasional BLUD Jadi Prioritas, Anggaran Kesehatan Kaltim Diusulkan Naik

    July 28, 2026

    Ekonomi Samarinda 2025 Melambat Bukan Menurun, Ini Penjelasannya

    July 28, 2026

    KORMI Soroti Minimnya Akses Informasi Komunitas, Minat Olahraga Warga Tak Tersalurkan

    July 28, 2026
    1 2 3 … 3,244 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.