Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi
    Ekonomi

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    IraBy IraJuni 11, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Sekretariat Pemkot, Samarinda Marnabas Patiroy (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menyambut perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kota Samarinda terus mempersiapkan berbagai sektor. Namun, di balik peluang ekonomi yang besar, ancaman urbanisasi dan tekanan inflasi, juga menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi sejak dini.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Marnabas Patiroy, mengatakan, pengembangan kawasan Tri City yang semula melibatkan Samarinda, Balikpapan, dan IKN. Kini diperluas dengan melibatkan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Penajam Paser Utara (PPU), serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

    Menurutnya, konsep pengembangan kawasan tersebut, mendapat perhatian dari Kementerian PPN/Bappenas bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) karena dianggap sebagai satu koridor utama pendukung IKN.

    “Tetapi harus diingat, prospek IKN ini selain banyak sisi positif, juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik,” kata Marnabas, di Samarinda, Selasa, 9 Juni 2026.

    Ia menilai, urbanisasi menjadi tantangan terbesar yang perlu diantisipasi. Kehadiran IKN diperkirakan, akan menarik arus perpindahan penduduk dalam jumlah besar ke wilayah penyangga, termasuk Samarinda.

    Menurut Marnabas, urbanisasi berpotensi menjadi masalah. Apabila mayoritas pendatang, tidak memiliki keterampilan yang memadai sehingga justru menambah beban daerah.

    “Jangan sampai urbanisasi menjadi beban bagi Kota Samarinda. Kita harus menyiapkan lapangan usaha, peluang UMKM, dan sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

    Ia mengingatkan, ancaman inflasi akibat meningkatnya kebutuhan pangan di kawasan penyangga IKN. Saat ini, kemampuan produksi pangan Samarinda, masih terbatas.

    “Untuk kebutuhan beras, sayur-mayur, dan kebutuhan pokok lainnya, kita hanya mampu memenuhi sekitar 35 persen. Sisanya 65 persen masih bergantung dari luar daerah, terutama dari Jawa dan Sulawesi,” katanya.

    Marnabas menyebut, jumlah penduduk kawasan yang menjadi penyangga IKN saat ini mencapai sekitar 2,6 juta jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi 3,5 juta jiwa pada 2030.

    Karena itu, Pemkot Samarinda mengusulkan kepada pemerintah pusat, untuk mempercepat program pencetakan sawah dan pengembangan kawasan pangan di Kukar dan PPU. Guna, memperkuat ketahanan pangan regional.

    “Kalau inflasi terjadi, daerah akan terbebani. Karena itu kami minta pemerintah pusat memperhatikan pengembangan sektor pangan, mulai dari sawah, hortikultura, peternakan hingga kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

    Di sisi lain, Samarinda juga menyiapkan diri sebagai kota jasa, perdagangan, dan pariwisata yang terintegrasi dengan IKN. Berbagai proyek pembangunan seperti Teras Samarinda, revitalisasi pasar, pengembangan kawasan wisata, hingga rencana pembangunan pusat perdagangan di Palaran terus didorong.

    Menurut Marnabas, strategi tersebut dilakukan agar Samarinda mampu menangkap peluang ekonomi yang muncul seiring beroperasinya IKN.

    “Kita ingin ketika IKN sudah beroperasi penuh, orang datang dan beraktivitas di sana, tetapi berbelanja, berwisata, dan memanfaatkan layanan di Samarinda. Itu yang sedang kita siapkan dari sekarang,” katanya.

    Ia menambahkan, berbagai perencanaan tersebut tengah dibahas bersama Bappenas dan JICA untuk memastikan seluruh wilayah penyangga IKN dapat berkembang secara terintegrasi dan saling mendukung.

    “Kalau kita tidak mulai mempersiapkan sekarang, nanti kita hanya akan sibuk mengejar. Karena itu Samarinda harus siap menjadi kota penyangga yang kuat ketika IKN berkembang,” pungkasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026

    Andi Harun Ungkap Antrean BBM Subsidi Diduga Diperjualbelikan Rp100-150 Ribu

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Dipicu Unsur Kesengajaan, Karhutla Samarinda Capai 77 Kejadian, 104 Hektare Lahan Terbakar

    Agustus 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan pasien ibu dan bayi yang membutuhkan rujukan lintas daerah menjadi salah…

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.