Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi
    Ekonomi

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 11, 2026Updated:Juni 11, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Sekretariat Pemkot, Samarinda Marnabas Patiroy (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menyambut perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kota Samarinda terus mempersiapkan berbagai sektor. Namun, di balik peluang ekonomi yang besar, ancaman urbanisasi dan tekanan inflasi, juga menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi sejak dini.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Marnabas Patiroy, mengatakan, pengembangan kawasan Tri City yang semula melibatkan Samarinda, Balikpapan, dan IKN. Kini diperluas dengan melibatkan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Penajam Paser Utara (PPU), serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

    Menurutnya, konsep pengembangan kawasan tersebut, mendapat perhatian dari Kementerian PPN/Bappenas bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) karena dianggap sebagai satu koridor utama pendukung IKN.

    “Tetapi harus diingat, prospek IKN ini selain banyak sisi positif, juga memiliki potensi dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik,” kata Marnabas, di Samarinda, Selasa, 9 Juni 2026.

    Ia menilai, urbanisasi menjadi tantangan terbesar yang perlu diantisipasi. Kehadiran IKN diperkirakan, akan menarik arus perpindahan penduduk dalam jumlah besar ke wilayah penyangga, termasuk Samarinda.

    Menurut Marnabas, urbanisasi berpotensi menjadi masalah. Apabila mayoritas pendatang, tidak memiliki keterampilan yang memadai sehingga justru menambah beban daerah.

    “Jangan sampai urbanisasi menjadi beban bagi Kota Samarinda. Kita harus menyiapkan lapangan usaha, peluang UMKM, dan sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

    Ia mengingatkan, ancaman inflasi akibat meningkatnya kebutuhan pangan di kawasan penyangga IKN. Saat ini, kemampuan produksi pangan Samarinda, masih terbatas.

    “Untuk kebutuhan beras, sayur-mayur, dan kebutuhan pokok lainnya, kita hanya mampu memenuhi sekitar 35 persen. Sisanya 65 persen masih bergantung dari luar daerah, terutama dari Jawa dan Sulawesi,” katanya.

    Marnabas menyebut, jumlah penduduk kawasan yang menjadi penyangga IKN saat ini mencapai sekitar 2,6 juta jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi 3,5 juta jiwa pada 2030.

    Karena itu, Pemkot Samarinda mengusulkan kepada pemerintah pusat, untuk mempercepat program pencetakan sawah dan pengembangan kawasan pangan di Kukar dan PPU. Guna, memperkuat ketahanan pangan regional.

    “Kalau inflasi terjadi, daerah akan terbebani. Karena itu kami minta pemerintah pusat memperhatikan pengembangan sektor pangan, mulai dari sawah, hortikultura, peternakan hingga kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

    Di sisi lain, Samarinda juga menyiapkan diri sebagai kota jasa, perdagangan, dan pariwisata yang terintegrasi dengan IKN. Berbagai proyek pembangunan seperti Teras Samarinda, revitalisasi pasar, pengembangan kawasan wisata, hingga rencana pembangunan pusat perdagangan di Palaran terus didorong.

    Menurut Marnabas, strategi tersebut dilakukan agar Samarinda mampu menangkap peluang ekonomi yang muncul seiring beroperasinya IKN.

    “Kita ingin ketika IKN sudah beroperasi penuh, orang datang dan beraktivitas di sana, tetapi berbelanja, berwisata, dan memanfaatkan layanan di Samarinda. Itu yang sedang kita siapkan dari sekarang,” katanya.

    Ia menambahkan, berbagai perencanaan tersebut tengah dibahas bersama Bappenas dan JICA untuk memastikan seluruh wilayah penyangga IKN dapat berkembang secara terintegrasi dan saling mendukung.

    “Kalau kita tidak mulai mempersiapkan sekarang, nanti kita hanya akan sibuk mengejar. Karena itu Samarinda harus siap menjadi kota penyangga yang kuat ketika IKN berkembang,” pungkasnya.

     

    IKN Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Rapor Merah TKA 2026 Tampar Pendidikan Indonesia

    Juni 11, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Petani Tampung Air Hujan Hadapi Kemarau

    Juni 11, 2026

    Meski Beban Fiskal Daerah Meningkat, Sekda Pastikan Gaji PPPK di Kaltim Aman

    Juni 11, 2026

    RTLH Harus Diintervensi Guna Dukung Percepatan Penurunan Stunting

    Juni 10, 2026

    Harga BBM Melonjak Signifikan, Pertamax Kini Rp16.250 per Liter

    Juni 10, 2026

    Harga Pertamax di Kaltim Tembus Rp16.650 Mulai Hari Ini, Naik Rp4.050 per Liter

    Juni 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Nur AjijahJuni 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, mengatakan sejak Januari hingga Mei 2026…

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026

    Satu-satunya di Kaltim, Prodi Pendidikan Otomotif IKIP PGRI Tawarkan Keunggulan Ganda

    Juni 11, 2026

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    Juni 11, 2026
    1 2 3 … 3,139 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.