Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026

    Peringatan Harhubnas 2026, Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Didorong Pulihkan Aktivitas Perdagangan, Pedagang Diberi Ruang Bergabung

    September 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Perempuan Harus Diberi Kesempatan Setara di Semua Bidang
    DPRD Samarinda

    Perempuan Harus Diberi Kesempatan Setara di Semua Bidang

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menekankan pentingnya pengarusutamaan gender di berbagai lini kehidupan masyarakat.

    Menurutnya, perempuan harus diberi kesempatan yang setara untuk berkiprah di bidang yang selama ini dianggap sebagai domain laki-laki.

    “Sudah saatnya perempuan masuk ke bidang-bidang yang dulu dianggap milik laki-laki saja, seperti menjadi sopir atau pekerja distribusi. Ini bukan soal kemampuan, tetapi soal memberikan kesempatan,” ujar Sri saat diwawancarai di kediamannya, Selasa (24/12/2024).

    Sebagai penerima penghargaan Tokoh Peduli Gender dari JMSI Kaltim Awards 2024, Sri menilai kesetaraan gender tidak hanya menyangkut pekerjaan, tetapi juga akses terhadap pendidikan dan pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan perempuan.

    Ia menambahkan, upaya ini harus menjadi tanggung jawab bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung pemberdayaan perempuan.

    Dalam konteks pendidikan, Sri juga menyoroti persoalan minimnya lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) negeri di Samarinda. Dari 12 lembaga PAUD negeri yang ada, ia mengungkapkan rencana penambahan satu lembaga baru di Loa Janan Ilir.

    Namun, ia juga mengingatkan bahwa PAUD swasta memerlukan perhatian lebih, terutama terkait izin operasional, kondisi bangunan dan kesejahteraan guru.

    “Kondisi ini belum sesuai dengan peraturan wali kota yang mewajibkan jenjang PAUD sebelum masuk SD. Kita perlu memastikan semua anak memiliki akses yang sama ke pendidikan prasekolah,” kata Sri.

    Ia juga menyoroti perlunya program peningkatan kualitas pendidikan bagi guru PAUD. Saat ini, guru diwajibkan memiliki gelar S1, tetapi banyak yang belum memenuhi syarat tersebut. “Kita harus berjuang agar ada program peningkatan kualitas guru dan insentif yang memadai untuk mereka,” tambahnya.

    Sri menekankan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu menghadapi tantangan besar dalam mengakses pendidikan prasekolah. Biaya tinggi untuk pengadaan seragam dan peralatan belajar sering menjadi kendala bagi orang tua.

    “Harapannya, pemerintah bisa memberikan bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk PAUD swasta agar beban orang tua lebih ringan,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia mengusulkan integrasi layanan pendidikan dengan layanan kesehatan, seperti imunisasi dan pemeriksaan mental, guna memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.

    Meski mendapat penghargaan dari JMSI Kaltim Awards, Sri menegaskan bahwa penghargaan itu bukanlah tujuan utama. “Penghargaan ini hanya bonus. Fokus utama saya adalah memastikan pendidikan inklusif dan memperjuangkan kesetaraan gender,” ungkapnya.

    Sri berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan langkah konkret untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender yang nyata di Kota Samarinda.

    JMSI Kaltim Award Kesetaraan Gender Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    AminahSeptember 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti Samarinda makin memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada…

    Peringatan Harhubnas 2026, Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Didorong Pulihkan Aktivitas Perdagangan, Pedagang Diberi Ruang Bergabung

    September 17, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,346 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.