Insitekaltim, Bontang – Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Bontang periode 2025–2030 mulai terbuka menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VIII. Hingga sehari sebelum penutupan pengambilan formulir, baru nama petahana Andi Faizal Sofyan Hasdam yang memastikan langkah untuk kembali maju.
Pengambilan formulir pencalonan Andi Faiz dilakukan melalui perwakilan timnya dan diterima langsung oleh Ketua Penjaringan Musda VIII Golkar Bontang, HM Idrus di Sekretariat DPD Golkar Bontang, Kamis, 25 Juni 2026.
Situasi tersebut membuat bursa calon ketua Golkar Bontang sementara masih berjalan satu arah. Sejumlah nama kader senior yang sebelumnya disebut memiliki peluang maju hingga kini belum menunjukkan langkah resmi.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda VIII Golkar Bontang Lafendri memastikan proses penjaringan masih terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, partai tetap memberikan ruang demokrasi internal tanpa membatasi kandidat tertentu.
“Pendaftaran ini terbuka untuk siapa saja. Tidak ada pembatasan bagi kader yang ingin maju sepanjang memenuhi syarat yang sudah ditentukan,” ujar Lafendri.
Pengambilan maupun pengembalian berkas pencalonan dapat dilakukan melalui perwakilan atau kuasa. Namun, seluruh kandidat tetap wajib melengkapi dokumen sesuai mekanisme penjaringan.
Batas akhir pengembalian berkas ditetapkan pada Jumat, 26 Juni 2026. Panitia menyarankan kandidat menyerahkan berkas lebih awal untuk mengantisipasi adanya kekurangan administrasi.
“Kalau bisa dikembalikan sore hari supaya masih ada waktu apabila ada dokumen yang perlu dilengkapi. Tetapi tetap kami berikan batas sampai malam,” katanya.
Di tengah minimnya kandidat yang muncul, sejumlah nama kader senior seperti H Nursalam, H Rustam, dan H Ubayya masih menjadi perhatian dalam bursa internal partai. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian dari mereka untuk mengambil formulir.
Lafendri menyebut pihaknya telah melakukan komunikasi internal terkait sejumlah figur potensial. Namun keputusan untuk maju tetap berada di tangan masing-masing kader.
“Memang ada beberapa nama yang kami bahas di internal. Tapi sampai hari ini baru Andi Faizal Sofyan Hasdam yang mengambil formulir,” ungkapnya.
Musda VIII Golkar Bontang nantinya akan menentukan ketua partai untuk lima tahun ke depan melalui mekanisme pemilik hak suara. Total terdapat sembilan suara yang akan menentukan arah kepemimpinan Golkar Bontang.
Suara tersebut berasal dari DPD Golkar Kaltim, Dewan Pertimbangan Golkar Bontang, ketua DPD Golkar Bontang petahana, organisasi sayap partai, tiga pengurus tingkat kecamatan, organisasi pendiri seperti Kosgoro, MKGR dan Soksi, serta organisasi yang didirikan Golkar.

