Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Percepat Penurunan Stunting dengan Optimalisasi Pelayanan Posyandu dan Nugget Ikan Gabus
    DPRD Samarinda

    Percepat Penurunan Stunting dengan Optimalisasi Pelayanan Posyandu dan Nugget Ikan Gabus

    LarasBy LarasApril 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Samarinda, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyarankan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan di posyandu.

    Posisi fasilitas kesehatan pertama ini dirasa Deni paling dekat dan bersentuhan langsung dengan ibu dan anak di tingkat kelurahan sehingga sangat perlu untuk ditingkatkan.

    Utamanya dalam hal percepatan penurunan stunting. Deni mengungkapkan, pemantauan terhadap calon pengantin (catin), calon ibu dan ibu hamil sama pentingnya dengan memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi.

    “Saya harap posyandu itu bisa lebih digiatkan lagi lebih digalakkan lagi supaya ibu dan bayi yang datang betul-betul mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” jelasnya seusai hearing bersama Dinkes Samarinda, Rabu (24/4/2024).

    Interaksi yang intensif antara kader, tenaga kesehatan dan ibu serta anak di posyandu dianggap menjadi langkah paling mudah untuk memberikan konseling. Juga dapat mengetahui kondisi ibu dan anak di wilayah tersebut secara seksama.

    Selain posyandu, Deni menyarankan Dinkes Samarinda juga mulai berinovasi dalam hal pemberian makanan tambahan bagi anak dengan penderita atau berisiko stunting.

    Inovasi ini ia sebutkan agar si anak tidak terlalu lelah mengonsumsi makanan yang cenderung monoton dan tidak sesuai dengan selera anak.

    Misalnya saja Deni menyarankan adanya inovasi seperti ikan gabus yang diolah menjadi makanan beku. Di mana makanan beku bisa diserupakan dengan nugget namun berbahan baku ikan gabus yang kaya protein.

    “Salah satunya misal ada kegiatan PMT atau pemberian makanan tambahan dengan mengadopsi makanan dari bahan baku ikan gabus. Nah ini belum ada bisa dijadikan makanan beku semacam nugget misal,” bebernya.

    Dengan beberapa saran tersebut, Deni berharap dapat menjadi masukan yang bisa dipertimbangkan Dinkes Samarinda supaya bisa menjadi solusi dalam penanganan stunting di Kota Samarinda.

    Catin Deni Hakim Anwar Dinkes Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.