Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Penyelesaian Terlambat, Faisal Minta Evaluasi Mekanisme Lelang Proyek
    DPRD Bontang

    Penyelesaian Terlambat, Faisal Minta Evaluasi Mekanisme Lelang Proyek

    RamadhanBy RamadhanNovember 28, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal FBR.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Belum kunjung tuntasnya beberapa proyek di penghujung tahun 2023 ini, membuat Pemerintah Kota Bontang harus bergerak cepat untuk melakukan evaluasi mekanisme lelang proyek.

    Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal FBR menyatakan hal yang paling utama untuk dievaluasi ialah kebiasan dalam melakukan lelang proyek agar dilakukan secara awal. Sehingga pengerjaan bisa tuntas tidak lewat tahun.

    Dicontohkannya proyek pengerjaan turap di Jalan Soekarno-Hatta. Ia mengaku khawatir pengerjaan proyek mengatasi longsor tersebut berujung mangkrak. Pasalnya, hingga pekan keempat November progresnya dinilai sangat minim.

    “Secara umum harus berani evaluasi. Sudah berulang saya suarakan saat paripurna besar. Jadwal lelang harus diupayakan di awal tahun,” ungkapnya Sabtu (25/11/2023).

    “Bayangkan proyek baru dilelang bulan Juli, katakanlah satu bulan setelahnya pemenang mulai siapkan material. Ya, sulit keburu penyelesaian. Kalau pun selesai, perlu diperhatikan benar konstruksinya jangan sampai asal-asalan,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Faisal menyatakan keterlambatan penyelesaian proyek beberapa tahun belakangan telah berujung pada di-black list-nya kontraktor di sejumlah wilayah, termasuk Bontang.

    Untuk itu ia berharap, mekanisme pemilihan rekanan ke depan benar-benar memperhatikan track record atau kredibilitas dari kontraktor termasuk dari segi keuangan di bank.

    Di sisi lain, dalam mekanisme pemberkasan pencairan, pejabat pelaksana pemerintah setempat juga harus berbenah. Ini penting agar tidak terjadi kelambatan pembayaran dalam setiap kegiatan.

    “Ini saya juga baru dapat laporan. Masa pekerjaan sudah rampung dan ditagih sejak awal Agustus, hingga kini belum dicairkan. Kasian kan, pasti banyak tanggungan pembayaran juga. Harus berbenah, jangan cepat puas seolah semua sudah berjalan ideal,” pungkasnya.

    DPRD Bontang Faisal FBR mekanisme lelang proyek
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ramadhan

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.