Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Penumpang Beralih ke Taksi Online, Banyak Terminal di Kutim Mati Suri
    Diskominfo Kutim

    Penumpang Beralih ke Taksi Online, Banyak Terminal di Kutim Mati Suri

    SeliBy SeliJuni 10, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Beberapa terminal di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sudah jarang dipadati pengunjung. Hal ini disoroti anggota dewan lantaran bangunan terminal banyak terbengkalai dan tidak terawat.

    Kurangnya pemanfaatan terminal bus pun diakui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim Joko Suripto lantaran berkurangnya kendaraan umum dan melesatnya pengusaha travel dan taksi online.

    Kepada Insitekaltim ia mengatakan bahwa benar adanya terminal yang sudah tidak digunakan meski ada izin trayek. Namun karena tidak ada pengusaha jasa kendaraan umum, terminal-terminal banyak yang mati operasional untuk sementara.

    “Kalau Dishub Kabupaten hanya kontrol di terminal-terminal tipe C di kecamatan-kecamatan. Memang betul sekarang banyak terminal tidak digunakan karena kendaraan umum tidak marak lagi seperti dulu. Sekarang masyarakat beralih menggunakan kendaraan pribadi atau bahkan memilih menggunakan jasa taksi online,” kata Joko Suripto, Sabtu (10/6/2023).

    Menurutnya terminal kecamatan bisa saja kembali hidup asal ada pengusaha jasa transportasi umum mau mengajukan trayek antarkecamatan, namun jika tidak kemungkinan terminal-terminal bakal mati suri.

    “Kalau ada yang mengajukan permohonan oleh pengusaha ya silakan gunakan terminal tersebut,” tuturnya.

    Sementara terkait perbaikan bangunan terminal dan akses jalan yang diminta oleh anggota DPRD, Joko mengatakan pihaknya bisa saja melakukan perbaikan jika terminal tersebut difungsikan, sebab bila tidak maka hanya akan membuang-buang anggaran.

    “Kita bisa saja perbaiki asal terminal digunakan, kalau tidak untuk apa,” tandasnya.

    Adapun anggota DPRD Kutim yang menuntut adanya perbaikan gedung dan fasilitas terminal adalah Yusuf T Silambi dari Komisi C DPRD Kutim.

    Menurut Yusuf, penyebab terbengkalainya terminal bus, umumnya disebabkan lokasi terminal jauh dari jalan protokol serta akses menuju terminal pun belum ada perbaikan alias jalan tanah berbatu.

    Ini menyebabkan masyarakat enggan menggunakan bangunan terminal sebelum akses itu dibenahi.

    Sementara itu faktor lain adalah tidak terselesaikannya pembangunan terminal bus dengan jangka tahunan, sehingga lokasi terminal bus ditumbuhi tanaman liar.

    Oleh sebab itu ia meminta Dishub Kutim untuk menaruh perhatian lebih pada fasilitas masyarakat.

    Dishub DPRD Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Dorong Zero ODOL, Subandi Soroti Kerugian Infrastruktur Miliaran Rupiah

    Juli 16, 2025

    DPRD Samarinda ‘Ngamuk’, Desak Investigasi Masalah Kendaraan dan BBM

    April 6, 2025

    PJU Bermasalah, DPRD Minta PLN dan Dishub Perbaiki Jalan di Bontang Lestari dan HOP

    Oktober 15, 2024

    Parkir Semrawut di Pelabuhan Loktuan, DPRD Bontang Usul Pembebasan Lahan atau Pembangunan Ulang

    Juli 11, 2024

    Mulai Juli Tahun Ini, Samarinda Terapkan Sistem Parkir Berlangganan. Selamat Tinggal Parkir Liar

    Mei 2, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    SittiJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Alokasi anggaran untuk sektor pembinaan dan peningkatan prestasi atlet di Kota Samarinda…

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    Juli 4, 2026

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026
    1 2 3 … 3,191 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.