Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah
    DPRD Samarinda

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    AminahBy AminahJuni 10, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim mendorong Pemkot Samarinda menyiapkan strategi untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Pagi. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keluhan pedagang terkait menurunnya jumlah pengunjung Pasar Pagi Samarinda pasca revitalisasi kembali mencuat.

    Sejumlah pedagang menilai keberadaan ruko-ruko lama yang masih berdiri di sekitar kawasan pasar menjadi salah satu faktor yang membuat bangunan baru kurang terlihat dan berdampak pada sepinya pembeli.

    Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim menilai persoalan tersebut tidak bisa disederhanakan hanya dengan menyalahkan keberadaan ruko-ruko yang masih bertahan.

    Ruko-ruko yang tidak direlokasi merupakan aset milik pribadi yang memiliki hak kepemilikan sah dan dilindungi oleh undang-undang. Karena itu, pemerintah tidak bisa memaksa pemiliknya untuk pindah.

    “Ruko-ruko itu kan hak milik pribadi. Dulu memang ada persoalan saat proses pembebasan karena sebagian pemilik menolak direlokasi. Itu hak yang dilindungi undang-undang sehingga pemerintah tidak bisa memaksakan pemindahan,” kata Rohim di DPRD Samarinda, Selasa, 9 Juni 2026.

    Pemerintah hanya dapat menempuh pendekatan komunikasi dengan para pemilik ruko. Namun, penyebab menurunnya kunjungan ke Pasar Pagi perlu dikaji lebih komprehensif karena dipengaruhi banyak faktor.

    Kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi daya beli dan aktivitas perdagangan. Selain itu, proses revitalisasi yang berlangsung cukup lama membuat pedagang kehilangan pelanggan lama yang selama ini menjadi basis usaha mereka.

    “Pasar Pagi sudah lama tidak beroperasi saat proses pembangunan. Selama itu pula pelanggan mereka mencari alternatif tempat belanja lain. Ketika pedagang kembali masuk ke pasar yang baru, sebagian pelanggan lama sudah berpindah dan belum tentu kembali,” ujarnya.

    Politikus PKS itu juga menyoroti konsep pembangunan pasar yang dilakukan secara vertikal. Berdasarkan sejumlah pengalaman di daerah lain, pasar yang dibangun bertingkat umumnya menghadapi tantangan dalam menarik kembali pengunjung.

    “Memang ada kecenderungan pasar yang direnovasi secara vertikal mengalami penurunan kunjungan. Orang sering merasa lebih rumit, lebih jauh, atau kurang nyaman dibanding pasar yang konsepnya horizontal,” katanya.

    Meski demikian, kondisi lahan di kawasan Pasar Pagi yang terbatas membuat pemerintah tidak memiliki banyak pilihan saat menyusun desain revitalisasi.

    DPRD sebenarnya telah menerima paparan desain pembangunan Pasar Pagi sejak tahap perencanaan. Namun saat itu belum ada prediksi bahwa penurunan kunjungan akan terjadi secara signifikan setelah pasar selesai dibangun.

    “Desainnya sudah dipaparkan sejak awal. Tapi tentu kita tidak menduga setelah renovasi ternyata kunjungannya turun cukup drastis seperti sekarang,” ujarnya.

    Karena bangunan telah selesai dibangun dan digunakan, fokus pemerintah saat ini, lanjut Rohim, bukan lagi memperdebatkan desain, melainkan mencari strategi untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Pagi.

    Ia mendorong Pemkot Samarinda segera melakukan kajian mendalam sekaligus menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Salah satunya dengan memperkuat posisi Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan grosir terbesar di Samarinda.

    “Pemerintah harus mencari cara agar Pasar Pagi punya daya tarik yang kuat. Misalnya memastikan pasar ini benar-benar menjadi pusat grosir dengan harga yang lebih kompetitif dibanding tempat lain,” katanya.

    Selain itu, berbagai bentuk promosi dan kerja sama antara pemerintah dengan pedagang juga dinilai perlu dilakukan agar pasar yang telah menelan anggaran besar tersebut kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

    “Yang sekarang dibutuhkan adalah upaya mengembalikan pengunjung. Bisa lewat promosi, kerja sama pemasaran, atau strategi lain yang membuat masyarakat kembali berbelanja ke Pasar Pagi,” pungkas Rohim.


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Apa yang diminum setelah makan malam sering dianggap sepele. Padahal, pilihan minuman…

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.