Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pengukuhan Ikrar Netralitas 2.404 Petugas PAM TPS Jaga Suara Warga Samarinda di Pilkada 2024
    Politik

    Pengukuhan Ikrar Netralitas 2.404 Petugas PAM TPS Jaga Suara Warga Samarinda di Pilkada 2024

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan suara serempak bergema di Plenary Hall Sempaja, saat 2.404 Petugas Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) untuk Pilkada Samarinda 2024 mengucapkan ikrar setia pada Rabu (6/11/2024).

    Di hadapan Plt Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso yang mengukuhkan, mereka berjanji untuk menjaga transparansi dan netralitas, komitmen yang menjadi nyawa bagi demokrasi yang kredibel. Ikrar ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi janji menjaga kemurnian proses pemilihan di 1.202 TPS di seluruh penjuru Samarinda.

    Dalam arahannya setelah pengukuhan, Rusmadi Wongso menekankan bahwa tugas para petugas PAM TPS adalah kunci untuk masa depan Samarinda. “Setiap pilihan warga adalah suara yang akan menentukan arah pembangunan kota kita. Saya yakin saudara-saudara mampu menjaga amanah besar ini,” ujar Rusmadi.

    Tidak sekadar pengamanan, petugas dituntut untuk menjadi penjaga nilai-nilai demokrasi yang adil dan bersih dari segala bentuk intervensi.

    Di tengah berbagai kepentingan politik yang berpotensi membelokkan demokrasi, ikrar netralitas ini menjadi benteng yang kokoh. Para petugas berkomitmen untuk tetap profesional, menjaga keamanan dan ketertiban tanpa melibatkan keberpihakan politik.

    Mereka diingatkan untuk memegang teguh prinsip netralitas, agar setiap warga dapat menyalurkan hak pilihnya dengan tenang dan bebas. “Kami ada untuk melindungi hak pilih, bukan untuk mengarahkan,” ujar salah satu petugas PAM TPS dengan tegas.

    Salah satu momen paling menggetarkan dalam acara ini adalah saat petugas PAM TPS berikrar untuk menjaga transparansi di setiap TPS. Mereka berjanji bahwa proses pemungutan suara, penghitungan, hingga pelaporan hasil akan berjalan terbuka dan adil, tanpa sedikit pun celah untuk kecurangan.

    “Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang menjaga kepercayaan warga Samarinda terhadap proses demokrasi,” tegas Rusmadi.

    Rusmadi menekankan bahwa kepercayaan publik adalah pilar utama dari keberhasilan pilkada ini. Ia berharap bahwa setiap warga Samarinda dapat menyalurkan suaranya dengan keyakinan bahwa hak mereka dijaga dan dihargai.

    “Jika kepercayaan masyarakat kuat, maka demokrasi kita pun kuat,” sambungnya. Ia mengajak semua pihak untuk mendukung terselenggaranya pemilihan yang bersih, damai dan adil.

    Rusmadi mengakhiri sambutannya dengan ajakan kepada petugas PAM TPS untuk mengedepankan kedamaian dan keadilan dalam melaksanakan tugasnya. Dengan bekal bimbingan teknis yang diberikan KPU, Polri dan Bawaslu, seluruh petugas diharapkan siap mengawal pemungutan suara pada 27 November mendatang.

    “Mari kita wujudkan pilkada yang damai, tertib dan mengedepankan keadilan untuk masa depan Samarinda yang lebih baik,” tutup Rusmadi.

    Ikrar ini diharapkan menjadi benteng pelindung demokrasi Samarinda, memastikan setiap suara warga terdengar tanpa ada yang terabaikan.

    Diketahui mayoritas petugas yang dikukuhkan terdiri dari laki-laki sebanyak 2.385 orang, sementara perempuan hanya berjumlah 19 orang.

    PAM TPS Pilkada 2024 Rusmadi Wongso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    R’syaAgustus 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar meminta Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.